Selasa, 12 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Lithuania Penjarakan Warga Ukraina yang Diduga Agen Rusia atas Pengeboman di Kota Markas Udara NATO

Pemuda Ukraina ini beraksi di Vilnius dan juga percobaan serangan teroris di kota utara Siauliai, rumah bagi pangkalan udara NATO

Tayang:
Kirill Zykov / Kantor Berita Moskow
JET TEMPUR NATO - Armada jet tempur NATO dalam sebuah manuver. Polandia dilaporkan sudah mengaktifkan pasal pertahanan NATO yang memungkinkan aliansi itu saling membantu dan memberi dukungan militer setelah sejumlah drone Rusia dilaporkan menembus wilayah udara Polandia, Rabu (10/9/2025). 

Lithuania Penjarakan Warga Ukraina yang Diduga Agen Rusia atas Pengeboman di Kota Pangkalan Udara NATO

TRIBUNNEWS.COM - Pengadilan di Lithuania pada Senin (24/11/2025) menjatuhkan hukuman tiga tahun empat bulan penjara kepada seorang pemuda Ukraina karena membakar toko perlengkapan dan perabot rumah tangga, IKEA di Vilnius tahun lalu.

Pemuda tersebut, Danylo Bardadym diduga telah meletakkan bom di dalam toko IKEA pada Mei 2024.

Baca juga: NATO Tersentak, Belanda Kirim Tentara ke Polandia: Amankan Bantuan Militer Buat Ukraina Lawan Rusia

Bom itu meledak pada malam hari, menyebabkan kebakaran yang segera dipadamkan.

Tidak ada korban tewas atau luka-luka dalam serangan itu.

Seorang hakim di Vilnius mengatakan Bardadym, seorang warga negara Ukraina, melakukan "tindakan terorisme" di Vilnius dan juga "percobaan serangan teroris" di kota utara Siauliai.

Sebagai informasi, kota ini merupakan rumah bagi pangkalan udara NATO.

Jaksa mengatakan Bardadym telah bertindak "demi kepentingan dinas intelijen militer asing" dan bahwa Rusia telah "mengetahui" rencananya.

Bardadym, yang saat itu berusia 17 tahun, diduga dijanjikan sebuah mobil dan 10.000 euro ($11.500) atas tindakannya, tambah mereka.

Ia juga dihukum karena "pelatihan untuk tujuan teroris," bepergian ke Riga di negara tetangga Latvia "untuk tujuan teroris dan kepemilikan bahan peledak," tambah hakim.

Baca juga: Iming-iming Duit, Intelijen Rusia Rekrut Remaja Ukraina untuk Serangan Teroris di Ivano-Frankivsk

ALIANSI NATO - Dari kiri, bendera NATO, Estonia, dan Uni Eropa terlihat di perlintasan perbatasan Luhamaa di Luhamaa, Estonia, pada tanggal 3 Oktober 2025. Provokasi Rusia disebutkan ditujukan untuk menggerogoti aliansi NATO demi perpecahan yang terjadi soal respons balasan aliansi tersebut.
ALIANSI NATO - Dari kiri, bendera NATO, Estonia, dan Uni Eropa terlihat di perlintasan perbatasan Luhamaa di Luhamaa, Estonia, pada tanggal 3 Oktober 2025. Provokasi Rusia disebutkan ditujukan untuk menggerogoti aliansi NATO demi perpecahan yang terjadi soal respons balasan aliansi tersebut. (tangkap layar/NW)

Perang Hibrida dan Intelijen

Kasus di atas menambah insiden apa yang disebut oleh sejumlah pemimpin negara NATO sebagai perang hibrida yang dilancarkan Rusia.

Belakangan, perang senyap ini melibatkan banyak warga sipil termasuk dua warga Ukraina yang bertindak atas nama badan intelijen Rusia diduga melakukan tindakan sabotase kereta api secara terpisah di Polandia.

Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk mengatakan kepada parlemen negara tersebut, Selasa (18/11/2025) pekan lalu terkait pengeboman rel kereta api di Warsawa.

Baca juga: Jalur Kereta Polandia Dibom, Rusia Mainkan Perang Hibrida: Sabotase Bantuan ke Ukraina

Pasangan ini "telah beroperasi dan bekerja sama dengan badan-badan intelijen Rusia untuk waktu yang lama," kata Tusk, mengutip informasi dari jaksa penuntut dan penyidik.

Ia mengatakan pihak berwenang mengetahui identitas para tersangka tetapi tidak akan merilisnya selama penyelidikan berlanjut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved