Selasa, 14 April 2026

5 Populer Internasional: Pencarian MH370 Berlanjut - Eropa Tuduh Putin Pura-Pura Tertarik Perdamaian

Rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir, di antaranya Pemerintah Malaysia kembali melakukan pencarian pesawat MH370.

Tangkap layar YouTube Associated Press; Kantor Presiden Rusia; Facebook The White House; Tangkap layar YouTube South China Morning Post
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Tangkap layar YouTube Associated Press, menampilkan gambar arsip pesawat Malaysia Airlines di Kuala Lumpur Malaysia pada 15 Maret 2014; Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam pertemuan untuk membahas parameter utama rancangan Program Persenjataan Negara tahun 2027–2036 pada 11 Juni 2025; Presiden AS Donald Trump dalam unggahan Facebook The White House pada Kamis (16/10/2025); Tangkap layar YouTube South China Morning Post menampilkan mantan ibu negara Kim Keon-hee menyampaikan permintaan maaf di hadapan wartawan pada 6 Agustus 2025. Kompilasi berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 

Ringkasan Berita:
  • Rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir, di antaranya Pemerintah Malaysia kembali melakukan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370.
  • Ukraina dan sekutu Eropanya menuduh Presiden Rusia, Vladimir Putin, berpura-pura tertarik pada upaya perdamaian.
  • Mantan Ibu Negara Korsel, Kim Keon Hee, didakwa melakukan korupsi berupa gratifikasi dan manipulasi saham.

TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer internasional dimulai dari pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang kembali dilakukan.

Sementara itu, Ukraina dan rekan Eropa-nya menyebut Putih hanya berpura-pura tertarik perdamaian.

Berikut berita populer selengkapnya dalam 24 jam terakhir.

1. Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Kembali Dilakukan, Libatkan Perusahaan Robot

Setelah sempat terhenti, pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 kembali dilakukan.

Lebih dari satu dekade keberadaan pesawat Malaysia Airlines MH370 tak diketahui.

Pemerintah Malaysia kini kembali mencari keberadaan pesawat Malaysia Airlines MH370, dengan melibatkan perusahaan robotika kelautan asal Amerika Serikat, Ocean Infinity.

Pengumuman resmi dari Kementerian Transportasi Malaysia pada awal Desember 2025, mengonfirmasi kesepakatan "tidak ditemukan, tidak ada biaya" dengan Ocean Infinity telah disetujui.

Persetujuan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk memberikan kepastian kepada keluarga 239 penumpang dan kru yang hilang sejak 8 Maret 2014.

CNN melaporkan, operasi pencarian terbaru ini dijadwalkan akan dimulai secara intermiten pada akhir Desember 2025, dengan total durasi pencarian di laut selama 55 hari.

Ocean Infinity, yang berbasis di Texas, akan mengerahkan armada kendaraan bawah air otonom (AUV) yang telah ditingkatkan teknologinya sejak upaya pencarian terakhir pada tahun 2018.

Teknologi robotika kelautan ini memungkinkan pemindaian dasar laut yang lebih cepat dan beresolusi tinggi, dengan kemampuan operasi hingga kedalaman 6.000 meter.

Perusahaan tersebut meyakini peningkatan analisis data satelit dan puing-puing yang terdampar telah membantu mempersempit area pencarian ke lokasi yang paling mungkin di Samudra Hindia bagian selatan.

Baca juga: Vladimir Putin: Jika Eropa Ingin Perang dengan Rusia, Kami Siap

Area target pencarian yang baru ini diperkirakan seluas 15.000 kilometer persegi.

Berdasarkan perjanjian, Ocean Infinity hanya akan menerima bayaran sebesar 70 juta dolar AS atau sekitar Rp1,12 triliun jika bangkai pesawat MH370 berhasil ditemukan dan diverifikasi.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Eropa Tuduh Putin Pura-Pura Tertarik pada Perdamaian, Ukraina: Berhenti Buang-Buang Waktu

Ukraina dan sekutu Eropanya menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin, berpura-pura tertarik pada upaya perdamaian setelah lima jam perundingan dengan utusan Amerika Serikat (AS) di Kremlin tidak menghasilkan terobosan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved