Pesawat Jet Pribadi dari Indonesia Kecelakaan di Bandara Sapporo Hokkaido Jepang
Jet pribadi dari Indonesia mengalami kecelakaan di Bandara New Chitose Sapporo Hokkaido kemarin malam (12/12/2025) pukul 18.30 waktu Jepang.
Ringkasan Berita:
- Jet pribadi dari Indonesia kecelakaan di Bandara New Chitose Sapporo Hokkaido kemarin malam (12/12/2025) jam 18.30 waktu Jepang.
- Pesawat menyimpang dari landasan pacu dan berhenti sambil mengeluarkan asap.
- Sebanyak 9 penumpang dan kru tidak terluka, tidak ada kerusakan pada pesawat.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Jet pribadi dari Indonesia di Bandara New Chitose Sapporo Hokkaido kecelakaan kemarin malam (12/12/2025) jam 18.30 waktu Jepang.
Pesawat menyimpang dari landasan pacu dan berhenti sambil mengeluarkan asap.
Sebanyak 9 penumpang dan kru tidak terluka, tidak ada kerusakan pada pesawat yang dikonfirmasi . Landasan pacu B ditutup.
"Sekitar pukul 18:30 pada 12 Desember di Bandara New Chitose di Hokkaido, sebuah pesawat kecil memasuki landasan pacu dan berhenti di bagian salju, menyimpang berada di sebelah landasan pacu kemarin malam," ungkap sumber Tribunnews.com Sabtu (13/12/2025).
Jet pribadi berhenti di ujung landasan pacu B, dan berakibat landasan pacu B ditutup sekitar pukul 18:30.
Sejumlah truk pemadam kebakaran segera dikirimk ke sekitar pesawat.
Baca juga: Dampak Gempa Bumi Aomori Jepang, Banyak Stasiun Jalur Kereta Ditutup, Murid Sekolah Jadi Kesulitan
Pesawat itu tampaknya merupakan jet pribadi maskapai Singapura yang berangkat dari Indonesia, dan menurut pemadam kebakaran, ada 6 penumpang WNI dan 3 awak kapal di dalamnya, tetapi tidak ada yang terluka.
Selain itu, tidak ada kerusakan seperti kebocoran bahan bakar yang dikonfirmasi pada pesawat.
Bandara Chitose Baru saat ini memiliki 92 penerbangan yang dibatalkan karena dampak salju pada tanggal 12 Desember 2025.
Saat ini, sejumlah besar truk pemadam kebakaran dikirim, dan Bandara Hokkaido serta fasilitas lainnya sedang memeriksa situasi di tempat kejadian.
Pada pukul 19:30, landasan pacu B ditutup karena dampak ini.
Baca juga: Bonus Musim Dingin PM Jepang 3,41 Juta Yen, Pegawai Negeri 740.000 Yen
Pesawat dengan registrasi VH-PFL adalah sebuah Gulfstream G550 (GV-SP) yang tercatat sebagai pesawat pribadi (private jet).
Pesawat ini dioperasikan oleh Pacific Flight Services Pty Ltd, sebuah perusahaan aviasi/layanan penerbangan (operator). Pacific Flight Services Pty Ltd dimiliki oleh ST Engineering (Singapore) sebagai bagian dari pelayanan penerbangan.
Temasek Holdings adalah pemegang saham terbesar ST Engineering, memiliki sekitar ±50,9 persen dari total saham yang diterbitkan (sebagian termasuk melalui Vestal Investments).
Investor institusional global lainnya seperti BlackRock, Inc. dan The Vanguard Group, Inc. (masing-masing sekitar 2 % atau sedikit lebih).
Selain itu ada pula Investor ritel dan publik luas, baik di Singapura maupun internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pesawat-pribadi-asal-indo-laka-di-Bandara-New-Chitose-Sapporo-Hokkaido.jpg)