Kamis, 21 Mei 2026

CEO JPX Hiromi Yamaji: Transparansi Jadi Syarat Perusahaan Indonesia IPO di Jepang

JPX membuka peluang IPO di Jepang bagi perusahaan Indonesia. Transparansi dan governance jadi kunci utama menarik investor global

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Ricard Susilo
IPO DI JEPANG - Hiromi Yamaji, Group CEO Japan Exchange Group Inc (JPX). Japan Exchange Group Inc (JPX) membuka peluang semakin luas bagi perusahaan Indonesia untuk melantai di pasar modal Jepang. Namun, transparansi dan tata kelola perusahaan yang diakui serta disahkan pemerintah menjadi faktor penentu utama bagi emiten Indonesia yang ingin melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Tokyo. 

Lebih lanjut, Yamaji menilai pasar modal Indonesia memiliki potensi pendalaman pasar (market deepening) yang besar dan masih tergolong undervalued dibandingkan fundamental ekonominya.

“Jika nilai transaksi dianggap besar dan sangat menguntungkan, tentu pengusaha Jepang akan berebut masuk ke pasar Indonesia. Perhatian terhadap Indonesia akan menjadi jauh lebih besar,” katanya.

Kondisi tersebut, menurut Yamaji, menjadikan Indonesia sangat menarik bagi investor Jepang yang berorientasi pada investasi jangka panjang.

Kerja Sama Bursa Jepang–Indonesia Terus Diperkuat

JPX, lanjut Yamaji, terus memperkuat kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia melalui berbagai forum regional, termasuk AOSEF (Federasi Bursa Efek Asia dan Oseania).

“Telah terjadi kerja sama dengan Bursa Efek Jakarta melalui AOSEF, dan kami berharap dapat mempertahankan hubungan baik ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki peran sentral dalam integrasi keuangan regional, memperkuat aliran modal Jepang ke ASEAN, serta pengembangan produk keuangan lintas batas.

Governance Tetap Jadi Fokus Investor Global

Meski peluang terbuka lebar, Yamaji kembali menekankan bahwa transparansi, tata kelola, dan kepatuhan regulasi tetap menjadi kunci utama kepercayaan investor global, khususnya investor Jepang.

“Investor Jepang sangat menekankan governance, disclosure, dan compliance,” jelasnya.

Dalam berbagai kesempatan, Yamaji juga menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia yang dinilai akan terus naik kelas dalam rantai ekonomi global, didukung transformasi digital serta bonus demografi.

Indonesia bahkan diproyeksikan berpotensi menjadi salah satu leading economies di kawasan Indo-Pasifik.

Terkait hambatan bahasa, Yamaji menilai kendala bahasa Jepang kini semakin kecil berkat kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Kalau dulu memang ada hambatan bahasa Jepang. Namun di era sekarang, dengan AI dan teknologi yang ada, rasanya tidak akan menjadi kendala lagi bagi pengusaha Indonesia yang ingin IPO di Jepang dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Diskusi  lembaga finansial  di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved