Tahun Baru 2026
Jakarta, Paris hingga Tokyo: Daftar Kota di Dunia yang Batalkan Perayaan Tahun Baru 2026
Sejumlah kota besar di dunia membatalkan perayaan Malam Tahun Baru 2026 karena berbagai alasan.
Ringkasan Berita:
- Sejumlah kota besar di dunia membatalkan perayaan Malam Tahun Baru 2026 karena berbagai alasan
- Ada kota yang khawatir akan potensi risiko kerumunan besar dan keselamatan warga sipil
- Di Amerika Serikat (AS), FBI baru-baru ini mengungkap rencana pemboman Malam Tahun Baru di Los Angeles
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah kota besar di dunia membatalkan perayaan Malam Tahun Baru 2026 karena berbagai alasan.
Dalam beberapa kasus kota-kota besar membeberkan beberapa alasan terutama karena kekhawatiran akan potensi risiko kerumunan besar dan keselamatan warga sipil.
Dan alasan lain untuk menunjukkan rasa hormat kepada mereka yang terdampak bencana dan peristiwa tragis yang terjadi di negara itu.
Mengapa Ini Penting?
Meskipun malam Tahun Baru biasanya dikaitkan dengan pertunjukan kembang api besar-besaran, malam yang penuh dengan acara dan aktivitas, serta kemeriahan umum, malam itu juga dikenal sebagai malam di mana tingkat kejahatan yang meningkat tajam.
Di Amerika Serikat (AS), FBI baru-baru ini mengungkap rencana pemboman Malam Tahun Baru di Los Angeles.
Dimana alat peledak rakitan akan digunakan di lima lokasi berbeda dan FBI kini telah menangkap empat anggota geng terkait dengan rencana tersebut.
Di Indonesia, Kota Jakarta meniadakan perayaan tahun baru yang biasanya menggelar kembang api spektakuler dan kegiatan lainnya kini ditiadakan untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang baru-baru ini terkena dampak bencana alam di Sumatera.
Berikut sejumlah kota di dunia yang membatalkan perayaan malam Tahun Baru 2026:
Belgrade
Sejumlah perayaan Malam Tahun Baru dan Malam Tahun Baru di Serbia telah dibatalkan di Beograd setelah Walikota Beograd Aleksandar Šapić mengatakan tidak ingin membahayakan anak-anak selama konser musik, menurut media lokal b92.
Wali kota mengatakan sebagian besar penonton konser adalah gadis berusia 13 hingga 15 tahun.
Tahun-tahun sebelumnya orang-orang telah mencoba menerobos pembatas dan "menghadapi" para penonton konser.
Hong Kong
Pemerintah Hong Kong telah membatalkan pertunjukan kembang api tradisional untuk Malam Tahun Baru tahun ini.
Sebagai gantinya akan diadakan acara hitung mundur alternatif, yang menurut mereka akan "menyampaikan energi positif, kepedulian, dan berkah perdamaian kepada penduduk setempat dan pengunjung."
Meskipun pemerintah belum menyebutkan alasan perubahan perayaan tersebut, beberapa media lokal menduga hal itu mungkin disebabkan oleh kebakaran Tai Po baru-baru ini yang melanda sejumlah gedung tinggi dan menewaskan sedikitnya 160 orang.
Jakarta
Pemerintah Provinsi Jakarta mengkonfirmasi pembatalan pertunjukan kembang api Malam Tahun Baru 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/perayaan-malam-tahun-baru-2024-di-bundaran-hi-jakarta_20240101_080417.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.