Senin, 1 Juni 2026

Omzet Melejit 15 Kali, Kisah Haru Penjual Jajanan China yang Kini Mengasuh Tiga Cucu

Putranya meninggal karena kanker, penjual tanghulu di Shandong kini mengasuh tiga cucu. Dukungan mahasiswa membuat lapaknya diserbu pembeli

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eko Sutriyanto
kolase SCMP
Gelombang empati mengalir dari para mahasiswa dan warga di Provinsi Shandong, China timur, setelah kisah pilu seorang penjual tanghulu viral di media sosial. Penjual bermarga Tian itu kehilangan putranya akibat kanker hati, meninggalkan tiga anak kecil yang kini harus ia besarkan seorang diri. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang penjual tanghulu di Provinsi Shandong, China timur, mendadak viral setelah putranya meninggal akibat kanker hati dan meninggalkan tiga anak kecil. 
  • Kisah itu menggerakkan mahasiswa sekitar kampus untuk mengantre dan membeli dagangannya. 
  • Berkat solidaritas tersebut, omzet harian Tian melonjak hingga 15 kali lipat.

TRIBUNNEWS.COM, SHANDONG – Gelombang empati mengalir dari para mahasiswa dan warga di Provinsi Shandong, China timur, setelah kisah pilu seorang penjual tanghulu viral di media sosial. 

Penjual bermarga Tian itu kehilangan putranya akibat kanker hati, meninggalkan tiga anak kecil yang kini harus ia besarkan seorang diri.

Dilansir dari SCMP, antrean panjang terlihat hampir setiap malam di depan lapak tanghulu Tian yang berada di dekat Shandong Institute of Petroleum and Chemical Technology, Desember 2025 ini. 

Para pembeli rela menunggu puluhan menit demi memberikan dukungan nyata.

Putra Tian yang berusia 36 tahun didiagnosis kanker stadium akhir pada September lalu.

Baca juga: Pemerintah Bakal Batasi Harga Minimal Produk Impor dari China agar Tidak Dijual Terlalu Murah

Keluarga bahkan sempat meminjam uang demi pengobatan namun nyawanya tidak tertolong.

Kini Tian harus mengasuh tiga cucunya yang masih berusia antara empat hingga tujuh tahun.

Di sisi lain, ia juga menanggung beban merawat kedua orang tuanya yang sudah berusia lebih dari 90 tahun.

Tak hanya itu, istri Tian yang sebelumnya berjualan sosis panggang juga belum sepenuhnya pulih dari cedera patah tangan akibat kecelakaan beberapa tahun lalu.

Kisah Viral, Mahasiswa China Bergerak

Kisah Tian pertama kali diunggah ke media sosial oleh pedagang lain di sekitar lokasi.

Unggahan itu lantas menyebar luas dan dibagikan oleh para mahasiswa di kampus setempat.

Tidak lama kemudian antrean pembeli pun mengular hingga puluhan meter.

Tanghulu sendiri merupakan jajanan tradisional China berupa buah segar seperti hawthorn, stroberi, jeruk, dan anggur yang dilapisi gula cair dan ditusuk bambu.

Harga satu tusuk tanghulu buatan Tian hanya berkisar 4–5 yuan.

Namun demi membantu, sejumlah mahasiswa membeli 30 hingga 40 tusuk sekaligus untuk dibagikan kepada teman-temannya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved