Jumat, 8 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

CIA: Ukraina Tidak Menyerang Kediaman Vladimir Putin di Valdai

CIA menilai tidak ada serangan ke kediaman Putin. Ukraina justru berupaya menyerang fasilitas militer di Novgogorod, jauh dari Valdai.

Tayang:
Sergei GUNEYEV / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri sesi pleno forum Klub Diskusi Valdai di wilayah Moskow pada 27 Oktober 2022. 

CIA: Ukraina Tidak Menyerang Kediaman Vladimir Putin di Valdai

TRIBUNNEWS.COM - Badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, menyimpulkan kalau Ukraina tidak menyerang salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin awal pekan ini, demikian dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) dikutip Jumat (2/1/2026).

Seperti diketahui, Rusia mengklaim kalau Ukraina melancarkan operasi drone skala besar yang menargetkan kediaman Putin di Valdai, wilayah Novgorod barat laut, antara Minggu malam dan Senin pagi.

Baca juga: Rusia Marah, Putin Didoakan Lekas Binasa: Zelensky Dinilai Tak Waras, Pidato Natal yang Tidak Sopan

Kyiv membantah tuduhan tersebut sebagai upaya untuk mengganggu pembicaraan yang dimediasi AS untuk mengakhiri perang.

Seorang pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada WSJ bahwa CIA menilai tidak ada serangan yang terjadi terhadap kediaman Putin.

Menurut pejabat tersebut, pasukan Ukraina justru berupaya menyerang fasilitas militer di tempat lain di wilayah Novgorod, jauh dari Valdai.

CIA menolak berkomentar, kata WSJ, dan tidak ada tanggapan langsung dari Gedung Putih.

Setelah publikasi laporan tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada Kamis kalau mereka telah mengamankan salah satu drone yang mereka tembak jatuh selama serangan di Valdai.

Rusia mengatakan kalau mereka berencana untuk membagikan data tersebut dengan pejabat AS.

Baca juga: Keanehan Klaim Rusia Soal Serangan Drone Ukraina ke Kediaman Putin

ALUR DRONE Jalur penerbangan yang diduga dilalui oleh drone Ukraina yang digunakan dalam serangan yang diklaim terhadap kediaman Putin di Valdai pada 28-29 Desember.
ALUR DRONE Jalur penerbangan yang diduga dilalui oleh drone Ukraina yang digunakan dalam serangan yang diklaim terhadap kediaman Putin di Valdai pada 28-29 Desember. (HO/IST/Kementerian Pertahanan Rusia)

Trump Ragu Kediaman Putin Diserang Drone Rusia

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia "sangat marah" setelah Putin memberitahunya melalui telepon tentang upaya Ukraina untuk menyerang rumahnya.

Namun, tak lama sebelum WSJ menerbitkan laporannya, Trump, melalui unggahan di Truth Social, tampaknya meragukan tuduhan Rusia dengan membagikan editorial New York Post berjudul “Gertakan 'Serangan' Putin Menunjukkan Rusia Adalah Pihak yang Menghalangi Perdamaian.”

Editorial tersebut berpendapat kalau Rusia menghalangi upaya untuk mengakhiri perang dan bahwa setiap serangan terhadap Putin akan "lebih dari sekadar dibenarkan" mengingat dugaan upaya pembunuhan Rusia terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Pada Rabu, Kementerian Pertahanan Rusia mengeluarkan penjelasan rinci pertamanya tentang klaim serangan terhadap  kediaman Putin di Valdai.

Dalam sebuah pengarahan, kementerian Rusia tersebut menunjukkan  peta yang diduga menunjukkan jalur penerbangan lebih dari 90 drone Ukraina, bersama dengan rekaman video yang menurut mereka adalah pesawat tak berawak yang jatuh.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa lebih dari setengah drone tersebut dihancurkan ratusan kilometer dari Valdai, di wilayah dekat perbatasan Ukraina yang sering menjadi sasaran serangan Ukraina

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved