Amerika Versus Venezuela
Venezuela Buru Pembelot yang Bantu AS Tangkap Presiden Maduro
Venezuela diperintahkan untuk menemukan dan menangkap siapapun yang terlibat dalam mendukung operasi militer Amerika Serikat (AS) di negara itu.
Ringkasan Berita:
- Diduga ada pembelot di Venezuela yang menyebabkan Presiden Nicolas Maduro dengan mudah ditangkap pasukan AS
- Pihak berwenang Venezuela kini memburu pembelot tersebut
- Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan hampir 200 pasukan AS dilibatkan untuk menangkap Presiden Maduro dan istrinya Cilia Flores
TRIBUNNEWS.COM, AS - Pihak berwenang Venezuela diperintahkan untuk menemukan dan menangkap siapapun yang terlibat dalam mendukung operasi militer Amerika Serikat (AS) di negara itu.
Operasi militer AS menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.
Dekret keadaan darurat itu dikeluarkan pada Sabtu (3/1/2026) tak lama setelah penangkapan Maduro.
Namun dekret itu dipublikasikan pada Senin (5/1/2026) sebagaimana dikutip dari Reuters.
Isi dekret memerintahkan polisi untuk "segera memulai pencarian dan penangkapan nasional terhadap semua orang yang terlibat dalam promosi atau dukungan terhadap serangan bersenjata oleh Amerika Serikat."
Belum jelas dakwaan apa yang dapat dikenakan terhadap mereka yang ditahan.
200 Pasukan AS Tangkap Maduro
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan hampir 200 pasukan AS dilibatkan untuk menangkap Presiden Maduro dan istrinya Cilia Flores.
"Hampir 200 warga Amerika terbaik kita pergi ke pusat kota Caracas dan menangkap seorang individu yang didakwa dan dicari oleh keadilan Amerika," kata Pete Hegseth dikutip dari AFP.
Sebagian besar tim Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Venezuela Nicolas Maduro tewas dibunuh pasukan Delta Force Amerika Serikat (AS).
Hal itu terjadi di hari serangan AS di sejumlah wilayah Venezuela Sabtu (3/1/2026).
Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino menyatakan Paspampres Maduro tewas demi lindungi sang presiden.
Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang jumlah korban, mengutip Anadolu Agency.
Agen CIA Menyusup
Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) menempatkan agen mata-mata di dalam pemerintahan Venezuela memantau lokasi Nicolás Maduro selama beberapa hari maupun saat-saat sebelum penangkapannya oleh pasukan operasi khusus Amerika, menurut laporan New York Times.
Informasi ini juga dimuat oleh beberapa media lain.
Tim CIA memantau 'pola hidup' Maduro sejak Agustus 2025 lalu.
Menurut sebuah sumber yang dikutip oleh Reuters, CIA telah mengerahkan tim kecil ke Venezuela mulai Agustus 2025 lalu yang memungkinkan mereka untuk mempelajari rutinitas harian Maduro.
Berikut adalah rangkuman perkembangan utama hari ini:
- Nicolas Maduro tampi pertama kalinya di pengadilan AS di New York mengaku tidak bersalah atas tuduhan federal sambil bersikeras bahwa ia masih presiden Venezuela.
- Istri Maduro, Cilia Flores, juga menyatakan tidak bersalah atas tuduhan dalam sidang yang sama.
- Dewan Keamanan PBB mengadakan sesi darurat untuk membahas operasi AS dan penculikan Maduro, Duta Besar Venezuela untuk PBB Samuel Moncada mengutuk tindakan AS
- Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz mengatakan kepada dewan bahwa AS "tidak sedang berperang" dengan Venezuela. Dia membela penculikan Maduro sebagai tindakan yang sah dan menuduhnya mengdestabilisasi kawasan dan "menindas" warga Venezuela.
- Putra Maduro berpidato di Majelis Nasional Venezuela, menjanjikan “dukungan tanpa syarat” untuk Presiden.
- Presiden Kolombia Gustavo Petro akan "mengangkat senjata" menghadapi ancaman yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump.
- Delcy Rodriguez diangkat sebagai presuiden sementara Venezuela. Dia mengatakan bersedia bekerja sama dengan Amerika Serikat mengenai masa depan Venezuela. “Kami menganggap prioritas untuk bergerak menuju hubungan yang seimbang dan saling menghormati antara AS dan Venezuela,” tulis Rodriguez di Telegram pada hari Minggu.
- Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa hukum internasional harus menjadi patokan dan bahwa situasi di Venezuela "tidaklah sederhana".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-venezuela-nicolas-maduro_2.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.