Minggu, 19 April 2026

Iran Memanas

Demo di Iran Meluas, Trump Peringatkan Teheran soal Respons Berdarah

Trump sebut Iran “dalam masalah besar” di tengah protes nasional. AS memantau ketat dan memperingatkan Teheran soal kekerasan.

HO/IST/Tangkap Layar/RNTV
GELOMBANG PROTES IRAN - Para pemilik toko dan pedagang melakukan protes di jalanan memprotes buruknya kondisi ekonomi dan mata uang Iran yang sedang terpuruk di Teheran pada 29 Desember 2025. Trump sebut Iran “dalam masalah besar” di tengah protes nasional. 

 Duta Besar Iran untuk PBB menyebut pernyataan Trump sebagai ancaman terhadap kedaulatan nasional.

Tekanan Internasional Meningkat

Di sisi lain, para pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman menyatakan keprihatinan mendalam atas laporan kekerasan terhadap demonstran.

Dalam pernyataan bersama, mereka mendesak pemerintah Iran melindungi hak warga untuk berekspresi dan berkumpul secara damai.

Baca juga: Korban Tewas Protes Iran Capai 45 Orang, Pemerintah Matikan Internet dan Telepon

Juru bicara PBB Stéphane Dujarric mengatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa sangat prihatin atas jatuhnya korban jiwa.

Ia menegaskan bahwa setiap pemerintah memiliki kewajiban melindungi hak dasar warganya.

Gelombang demonstrasi ini menjadi yang terbesar sejak protes 2022–2023 menyusul kematian Mahsa Amini, dan kini dipandang sebagai ujian serius terhadap stabilitas politik serta legitimasi Republik Islam Iran.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved