Minggu, 17 Mei 2026

Greenland Tegas Tolak Invasi AS, Uni Eropa Siap Kerahkan Militer Bantu Denmark

Pemerintah Greenland tegas menolak pengambilalihan negara tersebut oleh Amerika Serikat dalam "keadaan apapun."

Tayang:
Editor: Choirul Arifin
HO/IST/dok. High North News
RAKYAT GREENLAND MENOLAK - Hasil jajak pendapat menegaskan penolakan keras rakyat Greenland terhadap rencana pengambilalihan wilayah otonom Denmark tersebut oleh Amerika Serikat. Uni Eropa (UE) menyatakan siap memberikan bantuan keamanan bagi Greenland jika Denmark memintanya. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Greenland tegas menolak pengambilalihan wilayah otonom tersebut oleh Amerika Serikat dalam "keadaan apapun."
  • Uni Eropa juga menolak pengambilalihan Greenland oleh AS dan siap memberikan keamanan bagi Greenland jika diminta Denmark.
  • Donald Trump sangat berkekepentingan mengambil alih Greenland demi keamanan nasional AS.

 

TRIBUNNEWS.COM, NUUK — Pemerintah Greenland mengeluarkan pernyataan resmi yang tegas menolak pengambilalihan negara tersebut oleh Amerika Serikat dalam "keadaan apapun."

Pernyataan tersebut dikeluarkan Pemerintah Greenland pada Senin, 12 Januari 2026 setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negaranya akan mengambil alih wilayah tersebut "dengan cara apa pun."

Donald Trump sudah beberapa kali melontarkan ancaman akan mengambil alih pulau di Arktik tersebut di bawah kendali AS, dengan alasan bahwa wilayah otonom Denmark tersebut sangat penting untuk keamanan nasional AS.

"Amerika Serikat sekali lagi menegaskan keinginannya untuk mengambil alih Greenland. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat diterima oleh koalisi pemerintahan di Greenland dalam keadaan apa pun," sebut pernyataan resmi Pemerintah Greenland.

Hari Minggu lalu Trump memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat tidak mengambil alih Greenland, wilayah tersebut akan diambil alih oleh Rusia atau China. "Dan saya tidak akan membiarkan itu terjadi," kata Trump.

Trump mengatakan, dia akan terbuka untuk membuat kesepakatan dengan pulau yang berpemerintahan sendiri milik Denmark tersebut, "tetapi dengan cara apa pun, kita akan memiliki Greenland," kata dia.

Pekan lalu, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama dengan Denmark untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Kopenhagen dan Greenland melawan rencana pengambilalihan oleh Trump.

"Berdasarkan deklarasi yang sangat positif dari enam negara anggota NATO mengenai Greenland, Pemerintah Greenland akan mengintensifkan upaya untuk memastikan bahwa pertahanan Greenland dilakukan dalam kerangka NATO," sebut pernyataan hari Senin.

Baca juga: Kanada Ketakutan, Giliran Negara Berikutnya yang Dicaplok Trump

"Greenland akan selalu menjadi bagian dari aliansi pertahanan Barat," sebut Pemerintah Greenland.

Denmark dan sekutu Eropa lainnya menyatakan terkejut atas ancaman Trump terhadap pulau strategis tersebut yang telah menjadi rumah bagi pangkalan militer AS sejak Perang Dunia II.

Greenland menjadi koloni Denmark hingga tahun 1953 dan memperoleh pemerintahan sendiri 26 tahun kemudian dan sedang mempertimbangkan untuk akhirnya melonggarkan hubungannya dengan Denmark.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa rakyat Greenland sangat menentang pengambilalihan oleh AS.

Uni Eropa Siap Bantu Denmark

Menanggapi sikap keras Trump yang ingin mengambil alih Greenland, Uni Eropa (UE) menyatakan siap memberikan keamanan bagi Greenland jika Denmark memintanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved