Iran Vs Amerika Memanas
Trump Sebut Khamenei 'Orang Sakit', Desak Pergantian Kepemimpinan di Iran Segera
Presiden AS, Donald Trump menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei sebagai orang sakit dan harus diganti segera mungkin.
Pemimpin Tertinggi Iran itu menegaskan bahwa aksi protes tersebut bukanlah aspirasi murni rakyat, melainkan plot yang disusun oleh musuh-musuh Iran.
Dirinya menyebut para demonstran sebagai "prajurit lapangan" Amerika yang bertujuan merusak stabilitas negara.
"Kami menganggap Presiden AS sebagai seorang kriminal atas jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan fitnah terhadap bangsa Iran," tegas Khamenei, dikutip dari CNN.
Ia juga menuduh Trump secara pribadi melakukan intervensi dengan memberikan pernyataan yang membakar semangat para perusuh.
Menurut Khamenei, dukungan terbuka Washington, termasuk janji dukungan militer, menjadi faktor utama eskalasi kekerasan di berbagai kota.
Pernyataan keras ini muncul hanya beberapa hari setelah Trump menyatakan kepada media bahwa ia menerima laporan tentang penghentian pembunuhan demonstran oleh aparat Iran.
Trump sempat melunakkan nadanya dengan menyebut adanya kemungkinan dialog jika kekerasan benar-benar berakhir.
Namun, pidato Khamenei justru menunjukkan ketegangan yang kian memuncak.
Alih-alih meredakan situasi, ia menyerukan agar aparat keamanan "mematahkan punggung para pemberontak" dan menegaskan bahwa hukum akan ditegakkan dengan sangat tegas bagi para pelanggar domestik maupun aktor internasional yang terlibat.
(Tribunnews.com/Whiesa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/donald-trump-dan-Ali-Khamenei-iran.jpg)