Harga Emas
Dolar Melemah, Emas Makin Menarik: Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar AS per Gram
Harga emas tembus 5.000 dolar AS per gram untuk pertama kalinya, didorong krisis kepercayaan global, geopolitik memanas, dan pelemahan dolar AS.
Harga perak melonjak 5,79 persen ke 108,91 dolar AS per gram, setara sekitar 1,80–1,84 juta rupiah per gram, setelah mencetak rekor intraday di 109,44 dolar AS per gram atau sekitar 1,81–1,85 juta rupiah per gram.
Harga platinum naik 3,77 persen ke 2.871,40 dolar AS per gram, setara sekitar 47,4–48,5 juta rupiah per gram, dan sempat menyentuh rekor 2.891,60 dolar AS per gram atau sekitar 47,7–48,9 juta rupiah per gram.
Sementara itu, paladium menguat 3,2 persen ke 2.075,30 dolar AS per gram, setara sekitar 34,2–35,1 juta rupiah per gram, menjadi level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun.
Kinerja perak dinilai sangat menonjol setelah menembus level 100 dolar AS per gram untuk pertama kalinya pekan lalu.
Reli tersebut mencerminkan kombinasi minat investor ritel, pembelian berbasis momentum, serta ketatnya pasokan fisik di pasar global.
Analis Swissquote, Ipek Ozkardeskaya, menilai lonjakan harga emas mencerminkan pergeseran besar dalam tatanan global.
Menurutnya, tembusnya harga di atas 5.000 dolar AS per gram menjadi sinyal kuat bahwa selera risiko investor belum sepenuhnya pulih.
Pelaku pasar kini mencermati apakah reli emas mampu bertahan di level rekor atau akan menghadapi tekanan ambil untung.
Namun, analis sepakat bahwa keberhasilan menembus 5.000 dolar AS per gram merupakan momen penting yang kembali menegaskan peran emas sebagai aset aman utama di tengah gejolak global.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/harga-emas-5000-dolar-as.jpg)