Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Dengue Pertama Asia Tenggara, Ini yang Dibahas
Di Asia Tenggara, peningkatan kasus dengue dipicu perubahan iklim, urbanisasi cepat, kepadatan penduduk, serta mobilitas lintas negara.
Ditambahkan Ketua KOBAR Suir Syam, tantangan terbesar pengendalian dengue adalah membangun keterlibatan bersama antara masyarakat dan pemerintah daerah. Ia menyebut Indonesia masih mencatat angka kesakitan dan kematian akibat dengue tertinggi di kawasan ASEAN.
“Pemerintah pusat tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan dengue harus dilakukan bersama-sama oleh masyarakat dan pemerintah daerah di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari sektor swasta. General Manager Takeda Indonesia Andreas Gutknecht Takeda, menyatakan komitmen dalam mendukung upaya pengendalian dengue di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, meskipun ASEAN mencatat angka kematian dengue tertinggi, kawasan ini memiliki pengalaman awal dan kemajuan dalam inovasi, termasuk pengembangan vaksin dan program pencegahan.
“Melalui kepemimpinan KOBAR dan Kementerian Kesehatan, forum ini mempertemukan negara-negara ASEAN untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta mengoordinasikan upaya agar kemajuan dalam melawan dengue dapat dicapai secara lebih efektif di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Forum-Regional-Asia-Tenggara-Pencegahan-dan-Pengendalian-Dengue.jpg)