Epstein Files
Bungkamnya Ghislaine Maxwell saat Ditanya DPR AS Soal Epstein Files, Melindungi Siapa?
Mantan rekan Jeffrey Epstein sekaligus terdakwa kasus perdagangan seks, Ghislaine Maxwell bungkam ketika ditanya anggota DPR AS.
Ringkasan Berita:
- Mantan rekan Jeffrey Epstein, Ghislaine Maxwell bungkam saat ditanya dalam deposisi yang digelar oleh Kongres Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/2/2026).
- Bungkamnya Maxwell memicu kritik dari seorang perwakilan DPR yang mendukung upaya untuk merilis berkas investigasi Epstein.
- Anggota senior komite pengawasan dan reformasi pemerintahan, Robert Garcia pun curiga apakah Maxwell melindungi seseorang sehingga ia bungkam selama deposisi.
TRIBUNNEWS.COM - Kongres Amerika Serikat (AS) melakukan deposisi atau investigasi terhadap Ghislaine Maxwell, mantan rekan Jeffrey Epstein pada Senin (9/2/2026).
Deposisi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan para pembuat kebijakan untuk membongkar jaringan elit yang diduga terlibat dalam skandal perdagangan seks internasional yang dilakukan Epstein.
Maxwell, yang saat ini tengah menjalani hukuman penjara 20 tahun, muncul melalui tautan video dari penjara federal di Florida.
Kesaksian ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh publik dan para korban.
Mengingat Maxwell dianggap sebagai pemegang kunci informasi terkait keterlibatan tokoh-tokoh kuat dunia dalam aktivitas ilegal Epstein.
Namun saat ditanya oleh para anggota Kongres, Maxwell menolak menjawab pertanyaan selama deposisi tertutup.
Bungkamnya Maxwell memicu kritik dari seorang perwakilan DPR yang mendukung upaya untuk merilis berkas investigasi Epstein.
Robert Garcia, anggota senior komite pengawasan dan reformasi pemerintahan, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Maxwell menggunakan haknya berdasarkan Amandemen Kelima dan menolak untuk bersaksi selama deposisi yang dijadwalkan.
Pengacara Maxwell, David Oscar Markus, juga mengatakan dia menggunakan haknya berdasarkan Amandemen Kelima.
Amandemen Kelima dalam Konstitusi AS adalah ketentuan hukum yang menjamin hak-hak individu dalam proses pidana dan perdata.
Ini mencakup perlindungan terhadap penuntutan ganda, hak untuk tidak memberatkan diri sendiri (tetap diam), hak atas due process (proses hukum yang adil), dan kompensasi atas penyitaan properti oleh pemerintah.
Baca juga: Jeffrey Epstein Diduga Sumbang Dana ke Militer Israel dan Pemukiman Ilegal di Palestina
"Setelah berbulan-bulan mengabaikan panggilan pengadilan kami, Ghislaine Maxwell akhirnya muncul di hadapan komite pengawasan dan tidak mengatakan apa pun," kata Garcia, mengutip The Guardian.
"Dia tidak menjawab pertanyaan apa pun dan tidak memberikan informasi apa pun tentang para pria yang memperkosa dan memperdagangkan perempuan dan anak perempuan," lanjutnya.
"Siapa yang dia lindungi? Dan kita perlu tahu mengapa dia diberi perlakuan khusus di penjara dengan keamanan rendah oleh pemerintahan Trump."
"Kita akan mengakhiri upaya menutup-nutupi kebenaran oleh Gedung Putih ini," ucapnya.