Kronologi Penembakan Sekolah di Thailand, Kepsek Tewas, Siswa Disandera
Dua orang terluka dan satu orang tewas dalam insiden penembakan di Hat Yai, Songkhla tersebut
Polisi dan petugas Songkhla melanjutkan negosiasi, dan pada pukul 18.30, guru tersebut muncul di lokasi.
Setelah menemui sang pelaku, guru tersebut, kemudian keluar dari ruangan penyanderaan bersama sang pelaku sambil mengamankan senjata yang ada.
Lalu, tersangka menyerahkan diri, sehingga petugas dapat membawanya ke dalam tahanan.
Dua orang terluka dan satu orang tewas dalam insiden tersebut.
Kepala sekolah, Sasipatchara Sinsamosorn, menjadi korban tewas setelah tertembak di dada pada kejadian tersebut.
Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hat Yai dalam kondisi kritis, Sasipatchara kemudian diumumkan meninggal dunia pada hari Kamis ini (12/2/2026) sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat
Kematiannya sang kepala sekolah juga dikonfirmasi oleh Yayasan Mitraphap Samakkhi di Hat Yai serta Kantor Wilayah Layanan Pendidikan Menengah Songkhla dan Satun.
Selain sang kepala sekolah, seorang siswi berusia 15 tahun juga tertembak di bagian pinggang dan dibawa ke Rumah Sakit Songklanagarind, di mana ia dilaporkan dalam kondisi aman.
Satu siswi lainnya mengalami luka di dagu dan leher setelah melompat dari gedung sekolah saat mencoba menyelamatkan diri
Tersangka juga mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Hat Yai untuk menjalani perawatan.
Respons Menteri Pendidikan Thailand
Baca juga: Pelaku Penembakan Pilot Pesawat di Papua Selatan Belum Teridentifikasi, TNI-Polri Terjun ke Lokasi
Sehari setelah kejadian, Menteri Pendidikan Thailand Narumon Phinyosinwat mengunjungi para siswa dan Sekolah Phatongprathan Kiriwat.
Dalam kunjungannya tersebut, Narumon menekankan pemberian perawatan medis dan dukungan psikologis secara penuh.
Ia mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Anutin Charnvirakul turut menyatakan keprihatinan dan telah memerintahkan pengalokasian dana dari Kantor Perdana Menteri untuk membantu keluarga mendiang kepala sekolah yang telah berkorban.
Selain mengunjungi sekolah yang menjadi lokasi kejadian, Narumon juga menjenguk siswa yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Songklanagarind akibat tembakan pelaku.
Narumon berbicara secara mendalam dengan dokter dan orang tua siswa tersebut, serta memberikan santunan pribadi untuk membantu keluarga siswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penembakan-di-Sekolah-Phatongprathan-Kiriwat-di-Hat-Yai-Thailand.jpg)