Konflik Rusia Vs Ukraina
IOC Jelaskan Alasan Coret Atlet Olimpiade Ukraina yang Pakai Atribut Perang Rusia
Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan bahwa helm tersebut melanggar pedoman ekspresi atlet serta Piagam Olimpiade
Hal ini dibuktikan ICO dengan pengizinan bagi Heraskevych untuk mengenakan helm tersebut selama seluruh sesi latihan.
Pihak IOC menjelaskan bahwa rasa duka tidak diekspresikan dan dipersepsikan dengan cara yang sama di seluruh dunia.
Untuk mendukung para atlet dalam masa berkabung, IOC mengaku telah menyediakan pusat lintas agama di Desa Olimpiade serta tempat khusus berkabung agar rasa duka dapat diungkapkan dengan martabat dan rasa hormat.
Selain itu, IOC juga menawarkan opsi untuk pengenaaan pita lengan hitam selama kompetisi dalam keadaan tertentu.
Selama berlangsungnya Pertandingan Olimpiade, para atlet juga ditawarkan sejumlah kesempatan untuk berkabung dan menyampaikan pandangan mereka, termasuk melalui media sosial, konferensi pers, maupun dalam wawancara.
IOC menegaskan bahwa pedoman mengenai Ekspresi Atlet merupakan hasil konsultasi global pada tahun 2021 yang melibatkan 3.500 atlet dari seluruh dunia.
Aturan ini mendapat dukungan penuh dari Komisi Atlet IOC serta Komisi Atlet dari Federasi Internasional dan Komite Olimpiade Nasional.
Kronologi Kejadian
Di dalam rilisnya, ICO juga menyampaikan kronologi kasus tersebut hingga kebijakan sanksi yang akhirnya diberikan untuk Heraskevych diterbitkan
Rangkaian peristiwa ini dimulai pada 9 Februari 2026, ketika dalam sesi latihan resmi nomor Skeleton Putra, pihak IBSF memberitahu IOC bahwa Heraskevych mengenakan helm yang menampilkan gambar para atlet Ukraina yang tewas selama invasi Rusia.
Pada hari yang sama, IOC bertemu dengan pelatih Heraskevych dan Wakil Kepala Delegasi (Deputy Chef de Mission) dari NOC Ukraina untuk menjelaskan bahwa helm tersebut tidak memenuhi ketentuan serta merinci berbagai opsi yang tersedia bagi atlet untuk mengekspresikan diri.
Melalui surat tertanggal 10 Februari 2026, IOC secara resmi menginformasikan kepada Heraskevych bahwa helm miliknya tidak sesuai dengan Piagam Olimpiade dan peraturan lainnya, khususnya Pedoman IOC tentang Ekspresi Atlet.
Baca juga: Zelenskyy Terima Usulan AS, Bahas Donbas yang Diselisihkan Rusia-Ukraina
Sebagai bentuk penghormatan bagi rekan-rekannya yang gugur, IOC menawarkan Heraskevych penggunaan pita lengan hitam dan/atau pita hitam sebagai solusi alternatif pengganti penggunaan helm tersebut.
Namun, dalam konferensi pers yang diadakan pada malam 10 Februari 2026, Heraskevych menyatakan bahwa ia akan tetap menggunakan helm tersebut dalam kompetisi.
Secara terbuka, Heraskevych menyampaikan pesan bahwa ia akan terang-terangan menentang Pedoman IOC tentang Ekspresi Atlet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/OLIMPIADE-MILANO-CORTINA-Logo-olimpiade-musim-dingin-2026.jpg)