Senin, 13 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Utang Luar Negeri Rusia Rp 1.044 Triliun, Level Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

Di sisi lain, Presiden Rusia, Vladimir Putin memuji utang negara Rusia sebesar 17,7?ri PDB sebagai salah satu yang terendah di dunia

Tribunnews.com
Kota Moskow diselimuti salju, Senin (27/11/2023). 

Utang Luar Negeri Rusia Rp 1.044 Triliun, Level Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

 

TRIBUNNEWS.COM - Data yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan Rusia pada Kamis (12/2/2026) pekan kemarin menunjukkan kalau utang luar negeri Rusia telah mencapai hampir 62 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.044 Triliun.

Angka ini menandai level tertinggi utang luar negeri Rusia dalam dua dekade terakhir karena Moskow terpaksa meminjam lebih banyak uang untuk membiayai perang melawan Ukraina.

Per tanggal 1 Februari, investor asing memegang obligasi pemerintah Rusia senilai $ 61,97 miliar.

Baca juga: Operasi Firecrest NATO, Inggris Kerahkan Kapal Induk Terbesar Mereka ke Arktik Lawan Ancaman Rusia

Mayoritas dari kepemilikan tersebut berupa obligasi jangka panjang.

"Angka tersebut menandai rekor tertinggi sejak utang luar negeri Rusia mencapai 76,5 miliar dolar AS pada 1 Januari 2006. Setelah turun menjadi 52 miliar dolar AS pada Januari 2007, utang luar negeri Rusia sejak saat itu tidak pernah melebihi 60 miliar dolar AS," tulis laporan TMT, dikutip Minggu (15/2/2026).

Sementara itu, Bank Sentral Rusia memperkirakan total gabungan utang luar negeri negara dan swasta meningkat sebesar 10,4 persen  pada tahun 2025, mencapai $319,8 miliar.

Para pembuat kebijakan mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan pembiayaan utang baru dan penguatan rubel, yang meningkatkan valuasi obligasi dalam denominasi dolar.
 
Pinjaman domestik juga meningkat. Kementerian Keuangan memperkirakan bahwa total utang dalam negeri Rusia mencapai 34,81 triliun rubel (498 miliar dolar AS) pada awal tahun 2026.

Angka tersebut mencakup obligasi yang diterbitkan pemerintah federal, pinjaman antar pemerintah, dan surat berharga lainnya.

Utang dalam negeri Rusia meningkat seiring dengan penerbitan obligasi pinjaman federal OFZ dengan imbal hasil tinggi oleh Kementerian Keuangan untuk menutupi defisit anggaran tahun 2025 sebesar 5,7 triliun rubel (74,1 miliar dolar AS). 

Imbal hasil obligasi pemerintah Rusia 10 tahun berada di angka 14,63% pada hari Kamis, turun 0,26?ri dua hari sebelumnya.

Hanya dalam bulan Januari, defisit anggaran Rusia melonjak hingga hampir setengah dari target setahun penuh 2026 sebesar 3,8 triliun rubel (49,4 miliar dolar AS).

Di sisi lain, Presiden Rusia, Vladimir Putin memuji utang negara Rusia sebesar 17,7?ri PDB sebagai salah satu yang terendah di dunia dan mengatakan bahwa angka tersebut kemungkinan tidak akan naik di atas 20?lam tiga tahun ke depan.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved