Jumlah Pekerja Asing di Prefektur Saga Capai Rekor Tertinggi, Pekerja Indonesia Naik 40,3 Persen
Pekerja Indonesia di Saga, Jepang, melonjak 40,3 persen, dorong rekor jumlah tenaga asing dan perusahaan pengguna tertinggi di Jepang
Ringkasan Berita:
- Jumlah pekerja asing di Prefektur Saga, Jepang, mencapai rekor tertinggi 9.932 orang hingga akhir Oktober, naik 13,5 persen dari tahun sebelumnya
- Perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing juga melonjak 19,8 persen menjadi 1.639, tertinggi di Jepang
- Pekerja asal Indonesia meningkat 40,3 persen, terutama di sektor transportasi, pos, akomodasi, dan makanan
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, SAGA — Jumlah pekerja asing di Prefektur Saga mencapai rekor tertinggi baru, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
Selain itu, jumlah perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing juga meningkat signifikan, dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di Jepang.
"Cukup banyak pertambahan tenaga kerja asing di prefektur Saga terutama Indonesia meningkat 40,3 persen dibandingkan tahun lalu," ungkap sumber Dinas Tenaga Kerja Saga kepada Tribunnews.com.
Menurut Kantor Tenaga Kerja Saga, per akhir Oktober tahun lalu terdapat 9.932 pekerja asing yang bekerja di prefektur tersebut.
Angka ini naik lebih dari 1.000 orang dibanding tahun sebelumnya, atau meningkat sekitar 13,5 persen.
Sejak kewajiban pelaporan pekerja asing diberlakukan pada 2007, jumlah ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.
Tidak hanya jumlah pekerja, jumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing juga mencapai rekor baru.
Baca juga: Pekerja Asing di Jepang Capai 2,57 Juta Orang, Rekor Baru, Indonesia Terus Semakin Banyak
Tercatat 1.639 perusahaan, meningkat sekitar 270 perusahaan dibandingkan dari tahun sebelumnya.
Tingkat pertumbuhannya mencapai 19,8 persen, menjadi yang tertinggi di antara seluruh prefektur di Jepang.
Dilihat dari sektor industri, peningkatan paling mencolok terjadi pada bidang yang mengalami kekurangan tenaga kerja serius.
Sektor transportasi dan layanan pos meningkat lebih dari 50 persen, sementara sektor akomodasi dan layanan makanan naik lebih dari 40 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, berdasarkan kewarganegaraan, jumlah pekerja asal Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan, dengan peningkatan lebih dari 40 persen (40,3%).
Hal ini menegaskan semakin besarnya peran tenaga kerja Indonesia dalam menopang berbagai sektor ekonomi lokal di Prefektur Saga.
Pemerintah daerah menilai tren ini mencerminkan kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat, sekaligus menunjukkan ketergantungan industri lokal terhadap pekerja asing di tengah kekurangan tenaga kerja domestik.
Diskusi beasiswa di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/psaga23.jpg)