Minggu, 12 April 2026

Rekor! Pekerja Asing di Shimane Jepang Tembus 6.184 Orang, WNI Terbanyak Keempat

Pekerja asing di Shimane tembus rekor 6.184 orang pada 2025. Krisis tenaga kerja dorong perusahaan makin mengandalkan TKA, sektor manufaktur dominan

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
Peta Shimane yang ada di Selatan Jepang bersebelahan dengan Tottori Richard Susilo 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah pekerja asing di Prefektur Shimane mencapai rekor 6.184 orang per Oktober 2025, naik 509 orang dari tahun sebelumnya, seiring peningkatan jumlah perusahaan menjadi 1.008 lokasi 
  • Kenaikan enam tahun berturut-turut ini dipicu krisis tenaga kerja, dengan Vietnam, Brasil, Filipina, dan Indonesia sebagai asal terbanyak serta magang teknis mendominasi izin tinggal 
  • Sektor manufaktur memimpin penyerapan, didominasi usaha kecil dan menengah

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, JEPANG - Jumlah pekerja asing di Prefektur Shimane mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, yakni 6.184 orang per akhir Oktober 2025. 

Data tersebut diumumkan oleh Kantor Tenaga Kerja Shimane dan menunjukkan kenaikan 509 orang dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Jumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing juga meningkat menjadi 1.008 lokasi (naik 58 perusahaan), sekaligus mencatat rekor tertinggi," ungkap sumber Disnaker Shimane kepada Tribunnews.com Senin (2/3/2026).

Pihak Kantor Tenaga Kerja Shimane menilai peningkatan ini dipicu oleh kekurangan tenaga kerja yang semakin serius. 

“Banyak perusahaan yang meski sudah membuka lowongan, tidak mendapatkan pelamar sesuai harapan, sehingga semakin banyak yang beralih mempekerjakan tenaga asing,” ujar pejabat setempat.

Baca juga: Perang Iran Vs AS-Israel, Kemlu Imbau WNI di Timur Tengah Siapkan Opsi Hadapi Risiko Darurat

Vietnam Terbanyak, Disusul Brasil dan Filipina

Jumlah pekerja asing di Shimane tercatat meningkat selama enam tahun berturut-turut.

Berdasarkan kewarganegaraan, warga Vietnam menjadi yang terbanyak dengan 1.546 orang, diikuti Brasil 1.257 orang, Filipina 696 orang, dan Indonesia 615 orang.

Dilihat dari status izin tinggal, kategori terbanyak adalah: Magang teknis (技能実習): 2.142 orang;  Status berdasarkan hubungan keluarga (misalnya permanent resident, long-term resident): 1.927 orang;  Status profesional dan teknis: 1.316 orang

Data ini menunjukkan bahwa program magang teknis masih menjadi pintu masuk utama tenaga kerja asing di Shimane.

Sektor Manufaktur Dominan

Berdasarkan sektor industri, perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing terbanyak berada di: Manufaktur: 22,1 persen;  perdagangan grosir dan ritel: 14,4 persen; konstruksi: 14,3 persen.

Dilihat dari skala perusahaan, usaha dengan jumlah karyawan kurang dari 30 orang mendominasi dengan 546 perusahaan atau 54,2 persen dari total, menunjukkan bahwa usaha kecil dan menengah menjadi penopang utama penerimaan tenaga kerja asing.

Sejak 2007, Jepang mewajibkan perusahaan untuk melaporkan kepada Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan setiap kali mempekerjakan atau memberhentikan pekerja asing, termasuk verifikasi nama, status izin tinggal, dan masa berlaku izin tinggal.

Dengan tren kekurangan tenaga kerja yang terus berlanjut, jumlah pekerja asing di Shimane diperkirakan masih akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus memperkuat peran mereka dalam menopang ekonomi daerah.

Diskusi  loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved