Sabtu, 11 April 2026

AS Beri Dukungan Intelijen dalam Operasi yang Tewaskan Bos Kartel CJNG El Mencho

AS BERI dukungan intelijen kepada Meksiko dalam operasi yang menewaskan pemimpin Kartel CJNG, Nemesio “El Mencho.

Ringkasan Berita:
  • Gedung Putih mengonfirmasi Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen kepada Meksiko dalam operasi militer di Jalisco.
  • Operasi tersebut menewaskan pemimpin Kartel Jalisco New Generation, Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes.
  • Hingga memicu gelombang kekerasan di sejumlah negara bagian.

 

TRIBUNNEWS.COM -  Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko dalam operasi yang menewaskan pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bantuan tersebut diberikan untuk mendukung operasi di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco. Operasi itu berujung pada tewasnya El Mencho, yang selama ini menjadi salah satu buronan paling dicari oleh otoritas Meksiko dan AS.

“El Mencho” dikenal sebagai pemimpin utama CJNG dan disebut sebagai salah satu penyelundup fentanyl terbesar ke wilayah AS.

Leavitt menambahkan bahwa Presiden Donald Trump pada tahun lalu telah menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris asing.

Korban dan Penangkapan

Selain El Mencho, tiga anggota kartel lainnya dilaporkan tewas dalam operasi tersebut. Tiga orang mengalami luka-luka dan dua lainnya ditangkap oleh aparat keamanan.

Gedung Putih memuji militer Meksiko atas koordinasi dan keberhasilan pelaksanaan operasi tersebut.

Dukungan intelijen AS disebut sebagai bagian dari kerja sama keamanan bilateral dalam memerangi perdagangan narkotika lintas batas.

Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Landau, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai duta besar untuk Meksiko, menyambut operasi tersebut sebagai perkembangan positif bagi Meksiko, AS, dan kawasan Amerika Latin.

Gelombang Kekerasan

Baca juga: Operasi Senyap Meksiko Tewaskan ‘El Mencho’, Perburuan di Tengah Tekanan Trump ke Presiden Claudia

Namun, operasi itu memicu respons kekerasan di berbagai wilayah.

Laporan menyebutkan terjadi pemblokiran jalan, pembakaran kendaraan, serta bentrokan bersenjata di sejumlah negara bagian tempat CJNG beroperasi, termasuk Tamaulipas, Michoacan, dan Nayarit.

CJNG selama ini dikenal sebagai salah satu kartel paling kuat dan bersenjata lengkap di Meksiko, dengan jaringan distribusi narkotika yang menjangkau pasar internasional.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyerukan ketenangan menyusul berbagai aksi blokade dan insiden pascaoperasi.

Ia menegaskan terdapat koordinasi penuh dengan pemerintah di seluruh negara bagian serta meminta masyarakat tetap mengandalkan informasi resmi dan menjaga situasi tetap kondusif.

Operasi ini menjadi salah satu pukulan terbesar terhadap struktur kepemimpinan CJNG dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menegaskan eratnya kerja sama keamanan antara Washington dan Mexico City dalam menghadapi ancaman perdagangan narkotika, khususnya fentanyl, yang telah memicu krisis kesehatan di Amerika Serikat.

(*)
 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved