Rabu, 22 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Disebut Sudah Siapkan Rencana Transisi jika Khamenei Tewas

Iran disebut telah memiliki rencana transisi apabila Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026)

Editor: Sri Juliati

Pejabat senior lain yang mendapat pengarahan terkait operasi militer dan intelijen terkini mengatakan, Khamenei 'hampir pasti tewas'.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah media Israel melaporkan, Ali Khamenei telah tewas dengan mengutip pejabat Israel.

Mereka juga melaporkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah diperlihatkan bukti, termasuk foto jenazah Khamenei yang disebut ditemukan dari reruntuhan bangunan.

Saluran berita Israel i24 menyatakan terdapat rekaman yang jelas dan tak terbantahkan yang menunjukkan jenazah Khamenei, dan mungkin akan dipublikasikan di masa mendatang.

Kantor berita Reuters dan Axios, dikutip dari The National, turut mengutip pejabat Israel yang mengonfirmasi, berdasarkan laporan intelijen, Khamenei telah tewas.

Bantahan Pejabat Iran

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi membantah kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei dan menyatakan, ia masih hidup 'sejauh yang saya tahu.'

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Araghchi juga mengatakan dua komandan telah tewas, tetapi pejabat senior rezim lainnya selamat, termasuk kepala lembaga peradilan dan ketua parlemen.

"Semua pejabat tinggi masih hidup. Jadi semua orang saat ini berada di posisinya masing-masing, dan kami menangani situasi ini, semuanya baik-baik saja," tegasnya.

Berbicara langsung dari Teheran, Araghchi juga mengkritik AS dan Israel karena melancarkan serangan di tengah berlangsungnya negosiasi nuklir.

Hal senada juga disampaikan media pro-pemerintah Iran yang membantah rumor kematian Khamenei, tanpa memberikan informasi konkret mengenai kondisi kesehatan atau keberadaannya.

Penyiaran negara Iran, IRIB, mengutip sumber yang dekat dengan kantor Khamenei yang menyatakan bahwa ia 'memimpin situasi dengan tegas'.

Sementara itu, kantor berita semi-resmi Tasnim dan Mehr menyatakan, pemimpin berusia 87 tahun itu 'teguh dan kuat memimpin di lapangan.'

Menurut Tasnim, Khamenei tetap aktif mengawasi keputusan militer dan politik di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. (Al Jazeera/NBC News)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved