Iran Vs Amerika Memanas
Sosok Jenderal Abdolrahim Mousavi, Kepala Staf Militer Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel
Sosok Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Seyyed Abdolrahim Mousavi yang tewas dalam serangan AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Ringkasan Berita:
- Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026), telah menewaskan sejumlah petinggi militer Iran.
- Sosok yang tewas, seperti Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamene dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Abdolrahim Mousavi.
- Media pemerintah Iran telah mengonfirmasi tewasnya Pemimpin militer Iran Abdolrahim Mousavi.
TRIBUNNEWS.COM - Serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026), telah menewaskan sejumlah petinggi militer Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia.
Selain Ali Khamenei, salah satu perwira tinggi yang gugur adalah Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Seyyed Abdolrahim Mousavi.
Media pemerintah Iran pun telah mengonfirmasi tewasnya Pemimpin militer Iran itu.
Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA) juga melaporkan, masih ada sejumlah komandan angkatan bersenjata yang tewas dalam serangan AS-Israel.
Namun, terkait nama-nama komandan tersebut, bakal segera diumumkan.
Sosok Jenderal Seyyed Abdolrahim Mousavi
Sayyed Abdolrahim Mousavi merupakan panglima tertinggi tentara Iran.
Pada Juni 2025, Mousavi yang berusia 65 tahun ditunjuk menjadi kepala staf angkatan bersenjata, menggantikan Jenderal Mohammad Bagheri.
Dengan begitu, Mousavi menjadi panglima angkatan darat pertama yang memangku jabatan tersebut.
Pasalnya, militer sebelumnya yang menduduki jabatan kepala staf angkatan bersenjata berasal dari dalam Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Dikutip dari Aljazeera, Mousavi adalah seorang veteran perang yang menyelesaikan pelatihan dan studi militernya di Universitas Pertahanan Nasional Tertinggi, setelah revolusi Islam Iran tahun 1979.
Baca juga: Iran Konfirmasi Kepala Staf dan Menteri Pertahanan Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ia juga dikenal sebagai tokoh terkemuka yang bekerja untuk mengembangkan rudal balistik Iran, sistem pesawat nirawak, dan peluncuran luar angkasa yang dikritik Barat.
Sayangnya karier Sayyed Abdolrahim Mousavi kini harus terhenti. Ia dilaporkan tewas dalam serangan AS-Israel di wilayah Iran.
Pada hari Sabtu (28/2/2026), dua suara ledakan dilaporkan terdengar di area Teheran, ibu kota Iran. Sejumlah petinggi militer Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.