Selasa, 14 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Elite Golkar Nilai Tewasnya Ali Khamenei Berpotensi Seret Dunia ke Konflik Lebih Luas

Idrus Marham mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Penulis: Chaerul Umam
https://english.khamenei.ir/HandOut/IST
TARGET ISRAEL - Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei diincar untuk dibunuh dalam perang 12 hari Israel vs Iran. Idrus Marham mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
  • Menurut Idrus Marham peristiwa tersebut berpotensi menyeret dunia ke konflik lebih luas.
  • Tindakan militer ini tak hanya menghancurkan seorang pemimpin negara, tetapi juga menciptakan ancaman berbahaya terhadap perdamaian dunia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Menurutnya, peristiwa tersebut berpotensi menyeret dunia ke konflik lebih luas.

Idrus menganggap tindakan militer ini tak hanya menghancurkan seorang pemimpin negara, tetapi juga menciptakan ancaman berbahaya terhadap perdamaian dunia.

“Serangan ini bukan sekadar operasi militer. Ini adalah tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal dan mengancam fondasi perdamaian dunia, bahkan secara khusus karena dilakukan di Bulan yang disucikan Umat Islam - Bulan Ramadlan - ia melakukan penistaan kemanusiaan ke Negara Islam, menerobos keasasian Wilayah dan Otoritas Negara lain, bahkan mencederai rasa keagamaan Umas Islam se dunia,” kata Idrus kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi Iran melalui aksi militer terbuka membuka peluang eskalasi konflik yang lebih besar di kawasan Timur Tengah, yang berujung pada keterlibatan kekuatan global.

 

Serangan Dinilai Langgar Prinsip Kedaulatan

Idrus menegaskan pandangan bersama mengenai pentingnya menghormati kedaulatan negara.

“Apapun dalihnya, pendekatan kekuatan bersenjata yang menghilangkan nyawa dan menghancurkan infrastruktur sipil adalah kemunduran peradaban. Dunia seharusnya bergerak menuju dialog, bukan dominasi militer,” ucap Idrus.

Baca juga: Kematian Khamenei Picu Ketegangan Global, Kapolri Ajak Rakyat Dukung Asta Cita Prabowo Subianto

Golkar juga menyoroti momen serangan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan serta dampaknya terhadap warga sipil yang tak berdosa.

“Ketika bom dijatuhkan, yang paling menderita adalah rakyat sipil. Anak-anak, perempuan, orang tua yang tidak tahu-menahu soal geopolitik menjadi korban. Ini tragedi kemanusiaan,” ucapnya.

 

Dorong Peran Indonesia di Forum Internasional

Idrus menyampaikan bahwa Golkar mendorong pemerintah Indonesia mengambil sikap yang lebih tegas di panggung internasional untuk menghentikan kekerasan dan mendorong gencatan senjata.

“Indonesia, sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi. Kita tidak boleh diam,” katanya.

Idrus juga meminta jalur diplomasi diintensifkan melalui organisasi-organisasi internasional seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mencegah konflik semakin meluas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved