Top Rank
10 Kota di Dunia yang Ramah Perempuan, Ada 7 Kriteria Utama, Terbanyak dari Eropa
Berikut 10 kota di dunia yang ramah bagi perempuan, yang sebagian besar dari negara di Eropa.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Tidak semua kota di dunia menawarkan kesempatan yang sama bagi semua kelompok populasi.
Perempuan terkadang menghadapi tantangan khusus yang sering diabaikan.
Misalnya, jalan setapak yang tidak aman atau kurang penerangan, infrastruktur penitipan anak yang tidak memadai, dan kurangnya jalur bebas hambatan bagi orang-orang yang membawa belanjaan, alat bantu jalan, atau kereta bayi.
Faktor-faktor ini tidak hanya memengaruhi mobilitas, tetapi juga rasa aman dan partisipasi dalam kehidupan perkotaan.
Menurut laman Wego, terdapat tujuh kriteria utama bagi kota ramah perempuan, yakni:
- Kemudahan berjalan kaki di malam hari dam keamanan
- Keamanan transportasi umum (pengawasan, pilihan khusus wanita)
- Akses layanan kesehatan wanita dan standar kebersihan
- Komunitas pelancong solo dan konektivitas digital
- Hak hukum
- Inklusi sosial
- Keamanan akomodasi
Daftar Kota di Dunia Ramah Perempuan
Berikut 10 kota di dunia yang ramah bagi perempuan, yang sebagian besar dari negara di Eropa.
1. Bergen, Norwegia
Norwegia secara konsisten menjadi negara dengan kinerja terbaik dalam hal kesetaraan gender, menduduki peringkat ke-3 dalam Indeks Kesenjangan Gender Global Forum Ekonomi Dunia 2025.
Undang-Undang Kesetaraan dan Anti-Diskriminasi dirancang untuk mempromosikan kesetaraan dan mencegah diskriminasi berdasarkan jenis kelamin/gender.
2. Reykjavík, Islandia
Islandia menduduki peringkat teratas dalam Laporan Kesenjangan Gender Global Forum Ekonomi Dunia 2025 (untuk tahun ke-16 berturut-turut).
Undang-Undang Islandia tentang Kesetaraan Status dan Hak Tanpa Membeda-bedakan Jenis Kelamin (No. 150/2020) menetapkan tujuan yang jelas untuk mencegah diskriminasi berbasis gender dan mempromosikan kesempatan yang sama.
Baca juga: Pertamina Foundation Dorong UMKM Perempuan Lebih Mandiri Lewat Program PFpreneur
3. Helsinki, Finlandia
Finlandia menempati peringkat 2 dalam Laporan Kesenjangan Gender Global Forum Ekonomi Dunia 2025.
Undang-Undang Finlandia tentang Kesetaraan antara Perempuan dan Laki-laki (609/1986) bertujuan untuk mencegah diskriminasi gender dan mempromosikan kesetaraan, bersamaan dengan Undang-Undang Anti-Diskriminasi (1325/2014), untuk mempromosikan kesetaraan dan mencegah diskriminasi secara lebih luas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SIMBOL-PEREMPUAN-Karya-seni-rupa-bertajuk-PerEMPUan.jpg)