Senin, 27 April 2026

Top Rank

10 Kota di Dunia yang Ramah Perempuan, Ada 7 Kriteria Utama, Terbanyak dari Eropa

Berikut 10 kota di dunia yang ramah bagi perempuan, yang sebagian besar dari negara di Eropa.

Penulis: Nuryanti
Editor: Sri Juliati
Istimewa
SIMBOL PEREMPUAN - Karya seni rupa bertajuk Per“EMPU”an menghadirkan penafsiran ulang atas makna empu sebagai simbol perempuan Nusantara dipamerkan di Amuya Gallery, Kemayoran, Jakarta Pusat. Berikut 10 kota di dunia yang ramah bagi perempuan, yang sebagian besar dari negara di Eropa. 

8. Graz, Austria

Austria ditempatkan di peringkat menengah global untuk kesetaraan gender dalam Laporan Kesenjangan Gender Global WEF 2025.

Undang-Undang Perlindungan Terhadap Kekerasan Austria memberi wewenang kepada polisi untuk mengeluarkan perintah pengusiran/penahanan segera terhadap seseorang yang membahayakan.

Austria meratifikasi Konvensi Istanbul (ditandatangani 2011; diratifikasi 2013; berlaku 2014), yang berkomitmen pada langkah-langkah pencegahan, perlindungan, dan keadilan terkait kekerasan terhadap perempuan.

9. Aarhus, Denmark

Denmark menempati peringkat ke-3 di Uni Eropa dalam Indeks Kesetaraan Gender 2025 (EIGE).

Peraturan Denmark tentang perlakuan setara dalam pekerjaan secara eksplisit melarang diskriminasi berdasarkan gender di tempat kerja.

Aarhus adalah rumah bagi KØN – Gender Museum Denmark, sebuah museum khusus yang berpusat pada narasi gender dan kesetaraan.

10. Galway, Irlandia

Irlandia menempati peringkat ke-6 di Uni Eropa dalam Indeks Kesetaraan Gender 2025 - sebuah tolok ukur yang kuat bagi perempuan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk perjalanan solo.

Undang-Undang Kesetaraan Status Irlandia (2000–2018) melindungi orang dari diskriminasi (termasuk berdasarkan gender) dalam layanan dan akomodasi, serta mencakup pelecehan.

Galway memiliki ekosistem feminis yang aktif melalui Universitas Galway (termasuk Pusat Studi Wanita Global dan program feminis seperti FemFest).

Anda bahkan dapat memesan tur jalan kaki sejarah perempuan untuk mendapatkan perspektif perempuan di kota ini.

Merancang Kota yang Aman dan Layak Huni

Dilansir laman smartcountry, perencanaan kota yang peka gender dapat menjamin keamanan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi semua orang dengan langkah-langkah yang tepat sasaran.

Langkah-langkah tersebut meliputi:

  1. Pencahayaan yang lebih baik di jalan setapak dan alun-alun
  2. Titik kontak darurat di ruang publik
  3. Jalanan dengan jarak pandang yang baik dan tanpa tikungan tajam.
  4. Koneksi bus dan kereta api yang lebih aman dan teratur
  5. Kampanye kesadaran melawan pelecehan di ruang publik

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved