Iran Vs Amerika Memanas
Perang AS-Israel Vs Iran, Ukraina Usul Barter Senjata di Timur Tengah
Di tengah perang AS-Iran, Presiden Ukraina Zelenskyy mengusulkan barter senjata dengan negara-negara di Timur Tengah.
"Tetapi kerja sama apa pun untuk melindungi mitra kita hanya dapat dilakukan tanpa mengurangi potensi kita sendiri di sini, di Ukraina," kata presiden.
Zelenskyy mengatakan Ukraina mendukung negara-negara di Timur Tengah dalam menghadapi serangan Iran karena Kyiv meyakini bahwa Iran membantu Rusia dengan mengirimkan drone Shahed yang dipakai dalam perang mereka.
"Selama beberapa dekade, rezim Iran telah berinvestasi dalam menghancurkan kehidupan tetangganya dan siapa pun yang dapat mereka jangkau. Atas dasar inilah mereka menjadi kaki tangan Rusia dalam perang melawan Ukraina. Setiap 'syahid' di langit Ukraina membuktikan bahwa rezim Iran harus dimintai pertanggungjawaban atas upaya mereka untuk menghancurkan kehidupan dan manusia," kata Zelensky, lapor Suspilne.
Ukraina Tawari Bantuan Ahli Penembak Drone
Sebelumnya, Zelenskyy menawarkan bantuan kepada AS dan mitra Timur Tengah untuk mengirim para ahli penembak drone untuk menangkis serangan Iran.
"Situasi di Timur Tengah menunjukkan betapa sulitnya memberikan perlindungan 100 persen terhadap rudal dan para Syahid. ... Semua orang sekarang melihat bahwa pengalaman kita di bidang pertahanan sebagian besar tidak tergantikan," kata Zelenskyy, Senin (2/3/2026).
"Kyiv siap untuk berbagi pengalaman ini dengan negara-negara yang telah membantu Ukraina melewati musim dingin terburuk selama perang skala penuh," jelasnya.
Pada hari yang sama setelah pernyataan Zelenskyy, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan Inggris akan bekerja sama dengan Ukraina untuk mengirim ahli penembak drone.
Starmer juga mengatakan para ahli Ukraina akan memberikan panduan ahli tentang cara mencegat drone Iran.
"Kami tidak akan bergabung dalam serangan-serangan ini, tetapi kami akan melanjutkan tindakan defensif kami di wilayah tersebut," kata Starmer.
"Dan kami juga akan membawa para ahli dari Ukraina, bersama dengan para ahli kami sendiri, untuk membantu mitra-mitra Teluk menembak jatuh drone Iran yang menyerang mereka," lanjutnya.
Zelenskyy kemudian menanggapi pernyataan Keir Starmer dengan mengatakan Ukraina terbuka untuk opsi tersebut, namun belum menerima undangan resmi dari Inggris.
"Saya belum menerima permintaan langsung apa pun dari Inggris, atau dari mitra kami mana pun, atau perwakilan dari Timur Tengah. Saya belum berbicara dengan siapa pun tentang hal ini, jadi tidak ada lagi yang perlu dibahas," katanya, Selasa (3/3/2026).
Namun ia menegaskan bahwa Ukraina terbuka untuk berbagi pengalaman dan teknologi dengan mitra-mitranya, lapor Pravda.
Perang AS-Israel VS Iran
AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran setelah perundingan putaran ketiga antara kedua negara di Jenewa, Swiss, pada Kamis, 26 Februari 2026, berakhir tanpa kesepakatan jelas terkait perundingan untuk pembatasan program nuklir Iran.
Selama ini, AS dan Israel menuduh Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir melalui program nuklirnya. Namun, Iran membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa programnya bertujuan damai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelensky-452354235423.jpg)