Selasa, 28 April 2026

Militer China ‘Bersih-bersih’ Lagi, 10 Perwira PLA Dicopot Picu Efek Domino

Sebanyak 10 perwira Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dicopot dari posisi mereka sebagai delegasi Kongres Rakyat Nasional (NPC).

Tayang:
Editor: Wahyu Aji

Ia sebelumnya bekerja bersama Komandan Angkatan Udara Ding Laihang pada periode 2017–2021. Ding sendiri telah berada di bawah penyelidikan korupsi sejak 2023, sehingga hubungan kerja tersebut diduga turut menyeret Yu.

Sementara itu, Jenderal Li Qiaoming, komandan Angkatan Darat PLA, juga termasuk dalam daftar yang dicopot dari jabatan deputi NPC pada 26 Februari. Li dilaporkan tidak muncul di publik sejak jamuan makan malam Hari PLA pada Juli tahun lalu.

Karier Li yang sebelumnya memimpin Komando Teater Utara hingga menjadi komandan Angkatan Darat juga beririsan dengan pengaruh Zhang Youxia di Komisi Militer Pusat.

Selain Li, mantan komisaris politik Pasukan Pendukung Informasi PLA, Li Wei, juga dilaporkan menghilang dari publik sejak jamuan Hari PLA tahun lalu. Ia sebelumnya bertugas bersama Komandan Pasukan Pendukung Strategis Ju Qiansheng, yang juga lama dikabarkan berada dalam penyelidikan.

Ju sendiri gagal menghadiri sejumlah agenda penting, termasuk jamuan Hari PLA dan Sidang Pleno Keempat Partai Komunis China. Ia belum terlihat di publik sejak saat itu.

Gelombang Pembersihan Internal

Pembersihan pada 26 Februari juga menjangkau komandan unit operasional.

Mayor Jenderal Ding Laifu, komandan Angkatan Darat Grup ke-73, serta Mayor Jenderal Yang Guang, komandan Pangkalan Pasukan Roket PLA ke-64, turut kehilangan status sebagai deputi NPC.

Angkatan Darat Grup ke-73 bermarkas di Provinsi Fujian dan berada di garis depan jika terjadi konflik dengan Taiwan. Unit ini diperkirakan akan menjadi ujung tombak operasi pendaratan PLA dalam skenario perang di Selat Taiwan.

Namun sejumlah tokoh penting yang pernah terkait dengan unit tersebut telah lebih dulu terseret pembersihan pada Oktober 2025, termasuk mantan Wakil Ketua CMC He Weidong, Direktur Departemen Kerja Politik Miao Hua, serta mantan Komandan Komando Teater Timur Lin Xiangyang.

Selain para perwira lapangan, pembersihan juga menjangkau pejabat di tingkat Komisi Militer Pusat.

Mayor Jenderal Bian Ruifeng diduga terseret karena pernah menjadi asisten Miao Hua di Departemen Kerja Politik.

Komisaris politik Departemen Mobilisasi Pertahanan Nasional CMC, Wang Donghai, juga dicopot dari posisi deputi NPC.

Ia sebelumnya pernah bertugas di bawah Liu Faqing, mantan kepala departemen tersebut yang dilaporkan menghilang sejak Sidang Pleno Keempat pada Oktober 2025.

Di sektor peradilan militer, Ketua Hakim PLA Mayor Jenderal Liu Shaoyun juga diperkirakan terseret imbas pemecatan atasannya, Wang Renhua, yang menjabat sekretaris Komisi Urusan Politik dan Hukum CMC sebelum diberhentikan pada Desember 2025.

Pembersihan ini juga berpotensi memengaruhi sistem kontraintelijen militer, mengingat bidang tersebut berada di bawah pengawasan Komisi Urusan Politik dan Hukum.

Tahun Penuh Ketidakstabilan

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved