Rabu, 22 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Serukan Perundingan dengan Israel, Lebanon Tuding Hizbullah Pengkhianat

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyerukan untuk melakukan perundingan dengan Israel. Dirinya bahkan menuding Hizbullah sebagai pengkhianat.

Ringkasan Berita:
  • Negaranya terus digempur, Presiden Lebanon, Joseph Aoun mengajukan perundingan langsung dengan Israel.
  • Bahkan, Aoun menyebut Hizbullah telah mengkhianati kedaulatan Lebanon.
  • Aoun menilai tindakan Hizbullah selama ini justru menjerumuskan Lebanon ke dalam jurang kehancuran dan kekacauan.
  • Menurutnya, kelompok tersebut lebih mengutamakan agenda politik rezim Iran ketimbang nasib warga Lebanon sendiri.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Lebanon, Joseph Aoun, secara mengejutkan menyerukan perundingan langsung dengan Israel.

Langkah ini tergolong berani mengingat sejarah panjang ketegangan kedua negara.

Tak hanya mengajak Israel duduk bersama, Aoun juga melontarkan pernyataan pedas yang menohok kelompok Hizbullah.

Ia secara terang-terangan menuding kelompok militan yang disokong Iran tersebut telah mengkhianati kedaulatan Lebanon.

"Hizbullah adalah faksi bersenjata yang tidak memedulikan kepentingan nasional maupun keselamatan rakyat Lebanon," ujar Aoun, seperti diberitakan CNN.

Aoun menilai tindakan Hizbullah selama ini justru menjerumuskan Lebanon ke dalam jurang kehancuran dan kekacauan.

Menurutnya, kelompok tersebut lebih mengutamakan agenda politik rezim Iran ketimbang nasib warga Lebanon sendiri.

"Mereka ingin negara ini runtuh di bawah agresi dan kekacauan hanya demi kepentingan pihak asing," tambahnya dengan nada tegas.

Di sisi lain, Presiden Lebanon ini juga tetap melayangkan kritik kepada Israel.

Ia menuding Negeri Syiah tersebut telah mengabaikan hukum internasional dan etika perang dalam berbagai operasinya di wilayah tersebut.

Sebagai solusi jangka panjang, Aoun mendesak adanya inisiatif internasional untuk membantu militer Lebanon (LAF) dalam mengambil alih kendali keamanan sepenuhnya.

Baca juga: Hizbullah Klaim Gagalkan Pendaratan Pasukan Besar IDF dalam 15 Helikopter Israel di Lebanon

Fokus utamanya adalah melucuti senjata Hizbullah dan menyita seluruh aset militer kelompok tersebut.

Keinginan Aoun ini disambut baik Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas.

Kallas dengan tegas mendukung langkah diplomasi antara Lebanon dengan Israel.

Menurut Kallas, gencatan senjata dan jalur dialog adalah satu-satunya cara terbaik untuk menyelamatkan Lebanon dari kehancuran total.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved