Minggu, 12 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

9 Negara yang Berpotensi Terseret dalam Perang Iran vs. AS-Israel

Iran tidak mengejar gencatan senjata dan menyatakan siap melanjutkan serangan rudal tanpa membuka negosiasi dengan AS.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Febri Prasetyo

China awalnya mengutuk serangan AS terhadap Iran, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional.

China juga mendorong de-eskalasi pada pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, sambil mengevakuasi lebih dari 3.000 warganya dari Iran.

Karena bergantung pada Selat Hormuz untuk 80 persen impor minyaknya dari Iran, China telah mendesak Iran untuk memberikan jalur aman melalui jalur air yang penting tersebut.

Para ahli mengatakan kepada NBC News bahwa perang Iran dapat meningkatkan urgensi bagi China dan AS untuk secara langsung membahas konflik yang semakin meningkat.

"Ini adalah perang yang seharusnya tidak pernah terjadi, dan perang yang tidak menguntungkan siapa pun," kata Wang Yi, Menteri Luar Negeri China, dalam konferensi pers Minggu (8/3/2026), menurut CNN.

2. Rusia

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan AS terhadap Iran sebagai tindakan agresi bersenjata yang direncanakan dan tanpa provokasi terhadap negara anggota PBB yang berdaulat dan independen.

Rusia dilaporkan telah memberikan intelijen kepada Iran untuk menargetkan pasukan AS.

Namun klaim itu diabaikan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di acara "60 Minutes" pada hari Minggu.

Ia mengatakan bahwa hal itu tidak penting karena AS sudah benar-benar menghancurkan Iran.

Rusia juga diperkirakan akan meningkatkan ekspor minyak ke India dan China karena kekacauan di Selat Hormuz mendorong kenaikan harga, terutama setelah pemerintahan Trump memberikan pengecualian sanksi kepada India untuk membeli minyak Rusia.

3. Turki

Turki mengatakan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya digunakan untuk melawan Iran, meskipun Turki adalah sekutu AS dan sesama anggota NATO.

Ketegangan memuncak pekan ini setelah NATO mencegat setidaknya dua rudal Iran yang menuju wilayah Turki, termasuk akhir pekan ini.

Turki mengutuk serangan Iran terhadap Azerbaijan pekan lalu.

Baca juga: Perang Iran Makin Meluas, Milisi Kurdi jadi Pion Baru CIA dan Mossad, Turki Bisa Marah Besar

Pada hari Senin (9/3/2026), Turki mengerahkan enam pesawat tempur F-16 ke Siprus Utara untuk melindungi pulau Mediterania tersebut dari serangan Iran.

Keterlibatan Kurdi di Iran juga dapat memicu respons dari Turki, yang telah lama memiliki hubungan yang bermusuhan dengan Kurdi.

4. Yaman

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved