Kamis, 30 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

5 Kapal Jadi Sasaran Serangan di Wilayah Teluk dan Selat Hormuz, 2 di Antara Terbakar

Lima kapal diserang di Teluk dan Selat Hormuz. Dua tanker terbakar, satu awak tewas, dan muncul laporan penggunaan drone laut Iran.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Lima kapal diserang di wilayah Teluk dan Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik kawasan.
  • Dua kapal tanker terbakar di perairan Irak dan satu awak kapal dilaporkan tewas.
  • Serangan diduga melibatkan drone laut dan ranjau Iran yang mengancam jalur perdagangan minyak dunia.

TRIBUNNEWS.COM - Sedikitnya lima kapal dilaporkan menjadi sasaran serangan di wilayah Teluk dan Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, sejak Sabtu, 28 Februari 2026 lalu.

Dilansir dari Al Jazeera, dua kapal tanker minyak terbakar setelah diduga dihantam kapal tanpa awak bermuatan bahan peledak di perairan Irak.

Dua kapal yang menjadi sasaran adalah Safesea Vishnu berbendera Kepulauan Marshall dan Zefyros yang terdaftar di Malta.

Kedua kapal tersebut baru saja memuat bahan bakar dari pelabuhan Irak sebelum diserang.

Menurut dua pejabat pelabuhan Irak yang dikutip Reuters, Kamis (12/3/2026), serangan terjadi pada Rabu (11/3/2026) malam di perairan Teluk dekat Irak.

“Kami menemukan jenazah seorang awak kapal asing di dalam air,” kata seorang pejabat keamanan pelabuhan Irak.

Tim penyelamat masih mencari awak kapal lain yang dilaporkan hilang.

Koresponden Al Jazeera di Baghdad, Mahmoud Abdelwahed, melaporkan bahwa kapal tanker tersebut memuat minyak mentah dari pelabuhan Umm Qasr di provinsi Basra sebelum diserang.

Pejabat Irak menilai insiden ini sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara karena serangan terjadi di perairan teritorial Irak.

Serangan di Selat Hormuz

Selain dua tanker tersebut, beberapa kapal lain juga dilaporkan terkena proyektil di kawasan Selat Hormuz.

Dilansir dari CNN dan NDTV, kapal kargo curah Mayuree Naree berbendera Thailand terkena dua proyektil saat melintasi selat pada Rabu pagi.

Operator kapal, Precious Shipping, menyatakan serangan tersebut memicu kebakaran di ruang mesin kapal.

“Tiga anggota kru dilaporkan hilang dan diyakini terjebak di ruang mesin,” kata perusahaan tersebut.

Sebanyak 20 awak lainnya berhasil dievakuasi oleh angkatan laut Oman dan dibawa ke darat dengan selamat.

Baca juga: Iran Ultimatum Dunia: Tak Ada Setetes Minyak Lewat Selat Hormuz, Harga Diprediksi Tembus 200 Dolar

Kapal kontainer ONE Majesty berbendera Jepang juga mengalami kerusakan ringan akibat proyektil tak dikenal sekitar 25 mil laut dari Ras al-Khaimah di Uni Emirat Arab.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved