Iran Vs Amerika Memanas
Mojtaba Khamenei Beri Pernyataan Perdana Sebagai Pemimpin Iran, Bersumpah Balas Dendam ke AS-Israel
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei memberikan pernyataan pertamanya. Ia bersumpah balas dendam terhadap AS-Israel
Pemimpin Tertinggi Iran juga berjanji bahwa Iran tidak akan pernah meninggalkan upaya penegakan keadilan atas darah para korban, khususnya menekankan bahwa pembalasan dendam tidak terbatas atas wafatnya pemimpin revolusioner serta setiap anggota bangsa yang dibunuh musuh.
Dia meyakinkan para korban luka akan mendapat perawatan medis dan tunjangan.
"Lebih lanjut, saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menghentikan upaya penegakan keadilan demi darah para martir kami," tegasnya.
“Balas dendam yang kita cari tidak terbatas pada kematian pemimpin besar revolusi, tetapi meluas kepada setiap anggota bangsa yang dibunuh oleh musuh,” ucapnya.
Konflik AS-Israel dan Iran
Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Serangan tersebut telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah tokoh sentral Iran.
Menghadapi serangan tersebut Iran melakukan balasan dengan meluncurkan rudal ke sejumlah Pangkalan Militer AS yang ada di kawasan Timur Tengah.
Dampak dari perang AS-Israel Vs Iran kini meluas dan merembet terhadap pasokan energi dunia.
Pasokan energi seperti minyak dan LNG dunia saat ini terganggu setelah Iran menutup Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan energi dari wilayah Timur Tengah ke Asia, Afrika, dan Eropa.
Tak hanya itu, buntut serangan AS-Israel ke Iran, penerbangan ke sejumlah wilayah Timur Tengah pun terganggu.
Selama 13 hari serangan AS-Israel, tercatat lebih dari 1300 orang di Iran meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Keterangan-Pers-Dubes-Iran-Terkait-Serangan-AS-Israel_20260302_212026.jpg)