Kamis, 30 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Sentil Trump: Perang Tak Bisa Diselesaikan Hanya dengan Cuitan Tweet

Iran menyindir Donald Trump: perang tak bisa diakhiri hanya lewat tweet. Ali Larijani menegaskan konflik akan berlanjut hingga ada pengakuan kesalahan

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Ali Larijani sentil Trump, menegaskan perang tidak bisa dihentikan hanya lewat cuitan media sosial.
  • Pernyataan itu muncul setelah Trump mengklaim perang antara AS dan Israel melawan Iran segera berakhir karena sebagian besar target strategis Iran disebut telah hancur.
  • Konflik memanas sejak serangan gabungan AS–Israel pada 28 Februari yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Ali Khamenei, dan dibalas Iran dengan serangan drone serta rudal ke sejumlah negara di Timur Tengah.

TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus meningkat setelah pejabat keamanan senior Iran melontarkan peringatan keras kepada Presiden Amerika Serikat.

Dalam pernyataan terbarunya, tokoh politik senior Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa konflik yang telah dimulai tidak akan mudah dihentikan hanya dengan pernyataan politik atau pesan singkat di media sosial.

“Memulai perang itu mudah; mengakhirinya tidak bisa dilakukan hanya dengan beberapa cuitan,” tulis Larijani.

Pernyataan tersebut secara langsung ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya menyatakan bahwa perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran kemungkinan akan segera berakhir.

Bagi Larijani, pernyataan optimistis dari Washington tersebut dinilai terlalu menyederhanakan situasi konflik yang telah berkembang menjadi krisis militer regional.

Selain itu, Larijani menegaskan Iran tidak akan menghentikan konflik begitu saja sebelum pihak yang dianggap memulai perang mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas dampaknya.

Ia bahkan memperingatkan bahwa Iran akan terus memberikan tekanan hingga tuntutan tersebut dipenuhi.

“Kami tidak akan meninggalkanmu sampai kamu mengakui kesalahanmu dan membayar harganya,” lanjutnya dalam pernyataan yang dikutip dari Anadolu..

Sikap tersebut menunjukkan bahwa bagi Iran, penyelesaian konflik bukan hanya soal menghentikan serangan militer.

Tetapi juga berkaitan dengan isu politik yang lebih luas, seperti pengakuan kesalahan, jaminan keamanan, serta kompensasi atas kerugian yang ditimbulkan oleh perang.

Karena itu, Larijani menilai perang tidak akan berakhir hanya dengan pernyataan singkat di media sosial, melainkan membutuhkan proses politik dan diplomasi yang jauh lebih panjang serta kompleks.

Trump Klaim Perang Segera Berakhir

Pernyataan keras dari Iran muncul sehari setelah Donald Trump mengklaim bahwa perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran akan segera berakhir.

Trump menyebut operasi militer yang dilakukan Washington bersama Israel telah menghancurkan sebagian besar target strategis milik Iran.

Namun pernyataan optimistis tersebut langsung dibalas oleh pejabat Iran yang menegaskan bahwa konflik belum akan selesai dalam waktu dekat.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Memanas: Donald Trump Peringatkan Timnas Iran soal ke AS, Team Melli Tanggapi Keras

Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri meningkat tajam sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved