Senin, 1 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Analisis Profesor Uppsala: Masalah Penting Konflik Teluk Tidak Cuma Minyak

Di tengah konflik Teluk yang kerap dikaitkan dengan minyak, pakar Uppsala Ashok Swain memperingatkan ancaman krisis air.

Tayang:

Di kota Isfahan, Iran tengah, setidaknya 15 orang tewas ketika serangan udara menghantam sebuah pabrik yang memproduksi lemari es dan pemanas, lapor kantor berita semi-resmi Fars.

Iran telah memperingatkan warga sipil di Uni Emirat Arab untuk meninggalkan daerah-daerah di dekat pelabuhan dan lokasi yang disebut sebagai “tempat persembunyian Amerika”, dengan mengatakan bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan terhadap Iran dari wilayah tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan fasilitas yang terkait dengan Amerika Serikat di kawasan itu akan diperlakukan sebagai “target yang sah”, serta mendesak perusahaan-perusahaan Amerika untuk menarik diri dari Timur Tengah.

Infrastruktur energi juga mengalami tekanan.

Operasi pemuatan minyak di emirat Fujairah, salah satu pusat pengisian bahan bakar kapal terbesar di dunia, sebagian ditangguhkan setelah insiden drone tersebut, menurut sumber industri dan perdagangan.

Pihak berwenang setempat mengatakan drone tersebut telah dicegat, tetapi puing-puingnya menyebabkan kebakaran yang masih berusaha dipadamkan oleh tim pertahanan sipil hingga Sabtu (14/3/2026) malam.

Sementara itu, AS mengatakan gelombang serangan udara terbarunya telah menghantam lebih dari 90 lokasi di Pulau Kharg, sekitar 24 kilometer dari pantai Teluk Iran, pada Jumat (13/3/2026).

Komando Pusat AS mengatakan target tersebut termasuk fasilitas penyimpanan ranjau laut, bunker rudal, dan infrastruktur militer lainnya.

Para pejabat Iran bersikeras bahwa kerusakan di pulau itu terbatas dan memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap fasilitas energi Iran akan memicu pembalasan.

Kementerian Pertahanan Iran mengatakan, sembilan rudal balistik dan 33 drone telah diluncurkan ke arah Uni Emirat Arab.

Iran juga memperingatkan penduduk untuk meninggalkan daerah dekat Pelabuhan Jebel Ali di Dubai, Pelabuhan Khalifa di Abu Dhabi, dan Pelabuhan Fujairah.

Mereka juga menyebut cabang-cabang bank Amerika di Teluk termasuk di antara targetnya.

Fujairah terletak di luar Selat Hormuz tetapi berfungsi sebagai jalur ekspor sekitar satu juta barel per hari minyak mentah Murban UEA, setara dengan sekitar satu persen dari permintaan minyak global.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, yang menggantikan ayahnya setelah ayahnya tewas dalam konflik sebelumnya, mengatakan Selat Hormuz harus tetap tertutup.

Ia belum muncul di depan publik dalam beberapa hari terakhir dan hanya mengeluarkan pernyataan pada Kamis yang dibacakan oleh seorang presenter televisi.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menepis spekulasi dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahwa Khamenei telah terluka.

“Tidak ada masalah dengan pemimpin tertinggi yang baru. Ia mengirimkan pesannya kemarin, dan ia akan menjalankan tugasnya,” kata Araqchi kepada MS Now.

(Tribunnews.com/ Chrysnha, Tiara Shelavie)

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved