Iran Vs Amerika Memanas
Trump Samakan Serangan Iran dengan Pearl Harbor di Hadapan PM Jepang
Trump membandingkan strategi militernya ke Iran dengan serangan Jepang ke Pearl Harbor tahun 1941.
Komentar Trump tersebut menuai reaksi beragam di jalanan Tokyo pada Jumat pagi (20/3/2026).
Yuta Nakamura (33), seorang insinyur di perusahaan petrokimia, menilai PM Takaichi berada dalam situasi yang sangat sulit.
Sebagai gambaran, sektor petrokimia Jepang sangat bergantung pada stabilitas pasar global.
Jika ketegangan AS-Iran mengganggu harga minyak hingga naik 10 USD atau sekitar Rp170 ribu per barel, ekonomi Jepang akan terdampak besar.
"Saya pribadi menganggap ucapan Presiden Trump hanya lelucon. Tapi karena posisinya, jika PM Takaichi tertawa terlalu banyak, dia akan dikritik. Saya bayangkan sangat sulit baginya untuk bereaksi," ujar Nakamura kepada Reuters.
Di sisi lain, Tokio Washino, seorang pensiunan, merasa keberatan dengan pernyataan Trump.
"Mengingat konteks sejarah di mana Jepang melakukan hal itu, dan Donald (Trump) mengangkatnya sebagai contoh, itu membuat saya merasa sedikit tidak nyaman sebagai warga negara Jepang."
(Tribunnews.com/Bobby)