Jumat, 10 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Penghematan Energi, Myanmar Mulai Terapkan WFH Tiap Rabu untuk ASN

Mulai Rabu ini pemerintah Myanmar mewajibkan seluruh ASN untuk menjalankan tugas kedinasan mereka dari kediaman masing-masing.

|
Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah negara Asia mulai menerapkan kebijakan penghematan energi seperti WFH dan pengurangan hari kerja akibat ancaman kelangkaan BBM dari konflik Iran.
  • Pemerintah Myanmar mewajibkan ASN bekerja dari rumah setiap Rabu serta membatasi penggunaan kendaraan untuk menekan konsumsi bahan bakar.
  • Indonesia juga mempertimbangkan WFH satu hari per minggu bagi ASN dan swasta, menunggu instruksi resmi Presiden Prabowo Subianto.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah negara di kawasan Asia kini mulai mempertimbangkan penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work-from-home (WFH) serta langkah-langkah stimulus ekonomi lainnya sebagai respons cepat terhadap kelangkaan bahan bakar global yang dipicu oleh berkecamuknya perang Iran.

Hal ini bisa dilihat dari kebijakan pemerintah Myanmar yang mulai mewajibkan aparatur sipil negara untuk bekerja dengan metode WFH per hari Rabu ini (25/3/2026).

Adapun pengumuman ini sebelumnya disampaikan melalui Tim Informasi Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Myanmar pada 22 Maret 2026 lalu.

Kebijakan WFH ini sendiri berlaku bagi kantor-kantor pemerintahan setiap hari Rabu.

Melalui program tersebut, Pemerintah Myanmar mewajibkan seluruh ASN untuk menjalankan tugas kedinasan mereka dari kediaman masing-masing.

Langkah strategis tersebut diambil guna mencegah potensi krisis bahan bakar yang mungkin timbul akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Sebelumnya, otoritas terkait telah memperkenalkan sistem penggunaan kendaraan ganjil-genap serta regulasi ketat mengenai pembelian bahan bakar bagi masyarakat.

Bersamaan dengan kebijakan penghematan ini, pemerintah terus mengupayakan berbagai metode untuk menjamin ketersediaan impor bahan bakar yang memadai.

"Meskipun saat ini cadangan bahan bakar masih mencukupi, langkah ini dimaksudkan sebagai langkah pencegahan untuk bersiap menghadapi kemungkinan tantangan energi di masa depan dan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar," terang pemerintah Myanmar seperti yang dilansir dari ANN.

Pengumuman tersebut juga merinci bahwa sejalan dengan upaya efisiensi energi, pegawai pemerintah Myanmar juga dilarang melakukan perjalanan atau menggunakan kendaraan pribadi tiap Rabu.

Pengecualian diberikan apabila perjalanan tersebut dilakukan untuk urusan kedinasan yang mendesak.

Baca juga: Pertamina: Tidak Ada Kenaikan Harga BBM di Indonesia, Jangan Panic Buying!

Selain sektor publik, organisasi di sektor swasta juga didorong Pemerintah Myanmar untuk mengadopsi praktik bekerja dari rumah jika memungkinkan. 

Instruksi ini akan tetap berlaku hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Ikuti Langkah WFH Sri Lanka

Sebelum Myanmar, pemerintahan Sri Lanka juga telah menetapkan setiap hari Rabu sebagai hari libur bagi instansi publik.

ANTREAN SPBU THAILAND - Tangkap Layar CH7HD News Thailand yang memerlihatkan antrean warga Thailand di sejumlah SPBU pada Selasa malam (3/3/2026). Kementerian Energi Thailand menyatakan pada hari Minggu (1/3/2026) negara mereka hanya memiliki cadangan minyak untuk dua bulan.
ANTREAN SPBU THAILAND - Tangkap Layar CH7HD News Thailand yang memerlihatkan antrean warga Thailand di sejumlah SPBU pada Selasa malam (3/3/2026). Kementerian Energi Thailand menyatakan pada hari Minggu (1/3/2026) negara mereka hanya memiliki cadangan minyak untuk dua bulan. (CH7HD NEWS)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved