Iran Vs Amerika Memanas
Panic Buying BBM di Australia, PM Anthony Albanese Minta Warga Tenang
Australia mengalami panic buying BBM akibat lonjakan harga dan kekhawatiran pasokan sejak konflik Iran, meski pemerintah memastikan stok masih aman.
Harga eceran rata-rata bensin mencapai 238 sen Australia (Rp27.700) per liter pada Minggu (22/3/2026), naik dari 171 sen (Rp19.950) empat minggu sebelumnya, menurut Institut Perminyakan Australia.
Sementara itu, harga solar di Sydney mencapai 314,5 sen (Rp36.700) per liter pada Kamis (26/3/2026), menurut National Roads and Motorists' Association (NRMA), yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa.
Asosiasi Jalan dan Pengemudi Nasional (NRMA) juga menyebut ratusan SPBU di seluruh negeri melaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar dalam sepekan terakhir.
Namun, juru bicara NRMA, Peter Khoury, mengatakan kepada BBC bahwa kekurangan ini dipicu oleh perubahan perilaku konsumen.
“Orang-orang mengisi jerigen bahan bakar dan menyimpannya di garasi mereka,” ujarnya.
“Kami juga semakin sering mendengar perusahaan transportasi menginstruksikan pengemudi mereka untuk mengisi bahan bakar lebih awal, bahkan ketika tangki masih setengah penuh.”
SPBU independen juga kesulitan memperoleh pasokan karena tidak memiliki kontrak jangka panjang yang diprioritaskan oleh perusahaan minyak, tambahnya.
Langkah Pemerintah
PM Albanese dijadwalkan menggelar rapat kabinet nasional darurat pada Senin (30/3/2026) untuk merumuskan respons terhadap krisis bahan bakar, yang diperkirakan dapat berlangsung selama berbulan-bulan bahkan jika perang berakhir segera.
Pemerintah federal dan negara bagian belum mempertimbangkan penjatahan bahan bakar, tetapi tidak menutup kemungkinan langkah sukarela untuk menekan konsumsi, seperti mendorong kerja dari rumah.
Chris Bowen menyatakan bahwa penjatahan hanya akan menjadi opsi dalam “skenario terburuk”, jika konflik di Timur Tengah berkepanjangan dan mengganggu pasokan minyak ke Asia.
“Saya rasa kita belum sampai di titik itu,” kata Bowen dalam podcast 7am.
“Saya tidak membayangkan kita akan sampai ke sana."
"Namun, kita memang sedang menghadapi salah satu krisis energi terbesar, sehingga diperlukan koordinasi pemerintah dalam perencanaan darurat yang matang.”
Pemerintah juga berupaya mengurangi tekanan pasokan dengan melepaskan cadangan minyak nasional dan menyesuaikan standar bahan bakar, lapor BBC.
Dalam laporan terbarunya ke parlemen, Bowen mengungkapkan jumlah SPBU yang mengalami kekurangan stok di berbagai wilayah.
- Di NSW, 178 SPBU kehabisan solar dan 48 SPBU sama sekali tidak memiliki stok.
- Di Queensland, 55 SPBU kehabisan solar dan 33 SPBU kehabisan bensin tanpa timbal
- Di Victoria, 45 SPBU yang kehabisan solar dan 72 SPBU kehabisan bensin tanpa timbal
- Di Australia Selatan, 9 SPBU kehabisan solar dan 10 SPBU kehabisan bensin tanpa timbal
- Di Australia Barat, 40 SPBU kehabisan solar dan 14 SPBU kehabisan bensin tanpa timbal
- Di Tasmania, 5 SPBU kehabisan solar dan 9 SPBU mengalami kekurangan pasokan
- Di Australian Capital Territory (ACT), dua SPBU kehabisan solar