Senin, 20 April 2026

Kiprah Mahasiswa Indonesia di Forum Global Tunisia, Sabet Juara Video

Mahasiswa Indonesia di Tunisia ikut serta dalam Forum Mahasiswa Internasional yang diikuti 150 peserta dari 18 negara.

Editor: Tiara Shelavie
PPI Tunisia
AGENDA PPI TUNISIA - Acara Forum Mahasiswa Internasional di Kelibia, Tunisia, pada 24–27 Maret 2026. Mahasiswa Indonesia di Tunisia ikut serta dalam Forum Mahasiswa Internasional yang diikuti 150 peserta dari 18 negara. (PPI Tunisia) 

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan lomba video dokumenter terbaik yang akan dinilai sepanjang forum berlangsung.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan malam kebangsaan yang tahun ini menampilkan Mali sebagai negara representatif.

Berbagai pertunjukan budaya ditampilkan, mulai dari peragaan busana tradisional seperti Bogolan, Bazin, dan Waxi, hingga tarian khas seperti Balani dan Takamba, serta pertunjukan drama budaya.

Suasana menjadi semakin khidmat saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Mali.

Dalam sesi tersebut, perwakilan Mali juga memaparkan sejarah peradaban negaranya sebagai pusat kebudayaan Afrika Barat sejak masa Mansa Musa dan kejayaan Tombouctou, serta menyoroti peran Sungai Niger dan tradisi griot dalam menjaga identitas dan solidaritas bangsa.”

Memasuki hari ketiga, kegiatan ditutup dengan pameran budaya yang menampilkan identitas masing-masing negara peserta, termasuk pakaian tradisional, kuliner, dan simbol budaya lainnya.

Pada kesempatan ini, mahasiswa Indonesia menampilkan kekayaan budaya Nusantara melalui kombinasi busana adat kebaya, batik, dan pakaian Melayu Riau, yang kemudian dilengkapi dengan pertunjukan seni bela diri silat.

Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian dan meningkatkan antusiasme pengunjung.

Rangkaian acara mencapai puncaknya pada sesi penutupan yang diisi dengan pertunjukan seni, pemutaran film dokumenter, serta pembagian sertifikat kepada seluruh peserta.

Pada momen ini juga diumumkan pemenang lomba video dokumenter terbaik yang telah dinilai selama kegiatan berlangsung.

Perwakilan Indonesia berhasil meraih Juara Terbaik Kedua dalam kategori video, sebuah prestasi yang semakin menegaskan kreativitas dan kualitas mahasiswa Indonesia di tingkat internasional.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kantor Pelayanan Universitas untuk Wilayah Utara, Abdul Raouf bin Faqih.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya forum yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

“Program ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah di Tunisia, mengingat manfaatnya dalam memperkuat keberagaman dan pertukaran budaya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa Indonesia, Muhammad Dakhlan Gazali, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam forum ini menjadi pengalaman berharga dalam memperluas perspektif global.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved