Sabtu, 25 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Gempur Israel dengan Gelombang Rudal Beruntun, Tel Aviv Diguncang Ledakan

Ketegangan kawasan Timur Tengah kian memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal bertubi-tubi ke Israel.

|
HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
HANTAM TEL AVIV - ILUSTRASI Penampakan kerusakan di wilayah Bnei Brak di sebelah timur Tel Aviv, setelah dihantam rudal Iran, Selasa (3/3/2026). Ketegangan kawasan Timur Tengah kian memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal bertubi-tubi ke Israel. 
Ringkasan Berita:
  • Iran meluncurkan empat gelombang rudal dalam waktu kurang dari dua jam, menghantam 17 lokasi di Tel Aviv.
  • Serangan terkoordinasi dengan drone Hizbullah memperparah dampak, melukai warga di beberapa wilayah.
  • Total korban luka di Israel akibat eskalasi konflik terbaru mencapai 6.638 orang sejak akhir Februari 2026.

 

TRIBUNNEWS.COM - Angkatan bersenjata Iran meluncurkan serangan rudal beruntun ke wilayah Israel.

Di mana gelombang keempat terjadi dalam waktu kurang dari dua jam, menurut laporan televisi pemerintah Iran.

Serangan ini menandai peningkatan signifikan dalam eskalasi konflik yang tengah berlangsung di kawasan.

Media Israel melaporkan bahwa sedikitnya 17 lokasi di Tel Aviv dan sekitarnya mengalami kerusakan akibat hantaman rudal.

Di kota Bnei Brak, 14 orang dilaporkan terluka akibat pecahan proyektil, termasuk satu korban dalam kondisi serius, mengutip Al Mayadeen, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Iran Ejek Menlu AS Rubio Halu setelah Mengklaim Teheran Terpecah, Sebut Mimpi yang Tidak Realistis

Selain itu, sebuah fragmen rudal juga dilaporkan jatuh di kawasan Gush Dan, memicu ledakan besar yang terdengar di berbagai penjuru Tel Aviv.

Sirene peringatan serangan udara berbunyi di berbagai wilayah, termasuk di sekitar pangkalan udara Tel Nof dan Palmachim, selatan Tel Aviv.

Serangan ini disebut berlangsung terkoordinasi, dengan Iran meluncurkan rudal sementara kelompok Hizbullah turut menyerang menggunakan drone dari arah Lebanon.

Di tengah eskalasi ini, Kementerian Kesehatan Israel melaporkan bahwa 118 orang dirawat di rumah sakit hanya dalam satu hari terakhir.

Secara keseluruhan, jumlah korban luka sejak awal konflik pada 28 Februari telah mencapai 6.638 orang.

Sementara itu, total korban luka sejak 7 Oktober 2023 tercatat mencapai 82.956 orang.

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved