Sabtu, 9 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Rusia: Moskow Tak Berbagi Data Intelijen dengan Teheran di Tengah Konflik Panas AS-Israel Vs Iran

Rusia menegaskan tidak memberikan intelijen kepada Iran, sembari menyebut Teheran sebagai korban yang berhak membela diri.

Tayang:

Ia menegaskan bahwa perdamaian hanya dapat tercapai apabila seluruh tuntutan tersebut dipenuhi secara menyeluruh.

“Sementara sangat menghargai peran dan upaya mediator, kami percaya bahwa perdamaian hanya bergantung pada ketaatan kewajiban ini,” tegasnya.

Jalali juga menyampaikan bahwa Iran terbuka terhadap upaya diplomatik yang konstruktif untuk menciptakan stabilitas kawasan.

“Republik Islam Iran selalu menyambut setiap upaya konstruktif dan tulus untuk membangun stabilitas dan keamanan di kawasan ini,” katanya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap inisiatif perdamaian harus mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan serta memenuhi tuntutan hukum dan politik Iran.

Baca juga: Awal Mula Keretakan Hubungan NATO dengan AS di Perang Iran, Sikap Eropa Buat Trump Marah

“Setiap inisiatif atau rencana yang diusulkan untuk mencapai perdamaian yang adil dan gencatan senjata yang langgeng membutuhkan mempertimbangkan realitas di lapangan dan pemenuhan kondisi dan tuntutan hukum dan politik ini,” lanjutnya.

Di tengah situasi yang masih memanas, Jalali menegaskan Iran akan tetap menggunakan haknya untuk membela diri.

“Iran akan terus menggunakan hak yang melekat untuk membela diri sampai sumber ancaman sepenuhnya dihilangkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Iran terus melakukan koordinasi dengan sekutu strategisnya, termasuk Rusia, dalam upaya diplomasi yang berjalan.

“Teheran selalu memasukkan pertukaran pandangan dan koordinasi dengan sekutu strategisnya, termasuk Rusia, dalam agenda diplomatiknya,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved