Jumat, 17 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Muncul Plot Pembunuhan Para Negosiator Iran yang Tengah Berunding dengan AS di Pakistan

Pesawat yang mengangkut para negosiator pejabat Iran tiba di Islamabad Pakistan pada Jumat (10/4/2026) malam dengan selamat.

Penulis: Hasanudin Aco
Akun X Abbas Araghchi
MENLU IRAN - Menlu Iran Abbas Araghchi (tengah) saat menghadiri Konferensi Tingkat Menteri (KTM) di Turki beberapa waktu lalu. Abbas saat ini termasuk dalam tim negosiasi Iran yang berunding dengan AS di Pakistan. /Foto.dok 

Bagi warga Iran, 28 Februari bukan hanya tanggal dimulainya perang—tetapi juga hari di mana kepolosan terkubur.

Otoritas Iran dengan tegas menyatakan pasukan AS bertanggung jawab atas serangan itu, menggambarkannya sebagai tindakan agresi terang-terangan terhadap warga sipil dan pelanggaran hukum internasional.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengkonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Namun belum ada temuan yang dirilis, belum ada pengakuan yang dibuat, dan belum ada pertanggungjawaban publik yang menyusul.

Dengan menamai pesawat itu “Minab-168,” Teheran memberi sinyal bahwa mereka tidak akan memisahkan diplomasi dari ingatan, maupun negosiasi dari keadilan.

Sementara Wakil Presiden AS JD Vance memperingatkan bahwa Washington tidak akan mentolerir dipermainkan di meja perundingan.

Saat diskusi berlangsung di Pakistan menyusul gencatan senjata yang rapuh, bayang-bayang Minab masih membayangi. 

Bagi Iran, pesannya sangat jelas anak-anak Minab bukanlah catatan kaki dalam konflik ini. Mereka adalah suara hati nurani konflik ini.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved