Iran Vs Amerika Memanas
Intel Bocor! Iran Gunakan Satelit China untuk Lacak dan Kunci Target Serangan ke Pangkalan AS
Laporan FT ungkap Iran pakai satelit China untuk memantau dan menyerang pangkalan AS, picu kekhawatiran eskalasi konflik global.
Satelit TEE-01B diluncurkan pada Juni 2024 sebelum akhirnya dialihkan ke Iran.
Financial Times melaporkan IRGC memperoleh akses satelit tersebut dengan nilai sekitar 36 juta dolar AS melalui mekanisme transfer di orbit.
Kesepakatan ini disebut terkait jaringan kerja sama dalam inisiatif Belt and Road yang diikuti Iran sejak 2021.
Hingga kini, pihak Earth Eye Co maupun penyedia layanan satelit Emposat belum memberikan tanggapan resmi.
Baca juga: AS Tolak Usulan Rusia Soal Pengambilalihan Uranium Iran
Kekhawatiran Keterlibatan China Meningkat
Penggunaan satelit buatan China oleh Iran memicu kekhawatiran baru terkait peran Beijing dalam konflik.
The New York Post melaporkan hal ini terjadi di tengah spekulasi bahwa China tengah mempertimbangkan dukungan militer tambahan untuk Iran.
Meski demikian, Presiden AS Donald Trump menyatakan China telah sepakat untuk tidak mengirimkan senjata ke Teheran.
Pernyataan tersebut, disampaikan menjelang rencana pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping.
Eskalasi Baru dalam Perang Modern
Kasus ini menyoroti bagaimana teknologi satelit kini menjadi elemen kunci dalam peperangan modern.
Kemampuan pengintaian real-time memungkinkan militer menentukan target dengan presisi tinggi sekaligus mengevaluasi dampak serangan.
Para analis menilai, penggunaan sistem ini berpotensi meningkatkan eskalasi konflik jika tidak diimbangi mekanisme pengawasan internasional.
Seiring memanasnya situasi geopolitik, keterlibatan teknologi canggih dari negara lain berisiko memperluas dampak konflik di kawasan.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)