Iran Vs Amerika Memanas
Seperti Tak Mau Ada Perdamaian, Netanyahu Tetap Akan Serang Iran Meski Ada Perundingan dengan AS
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu nekat akan tetap menyerang Iran meski ada perundingan damai dengan AS.
Misi utamanya adalah membawa pesan khusus dari AS sekaligus memastikan perundingan putaran kedua bisa segera digelar.
Sementara menurut laporan Axios, seorang pejabat AS mengatakan tim negosiasi Trump terus melakukan panggilan dan bertukar draf proposal dengan pihak Iran pada hari Selasa.
"Mereka saling menghubungi melalui telepon dan jalur komunikasi rahasia dengan semua negara, dan mereka semakin mendekat," kata pejabat AS tersebut.
Seorang pejabat AS kedua mengkonfirmasi, kemajuan telah dicapai pada Selasa (14/4/2026).
"Kami ingin membuat kesepakatan. Dan sebagian dari pemerintah mereka juga ingin membuat kesepakatan."
Baca juga: Setelah Trump, Iran Bakal Longgarkan Selat Hormuz dengan Syarat Konsesi dari AS
"Sekarang tantangannya adalah bagaimana membuat seluruh pemerintah di sana menyetujui kesepakatan tersebut," kata seorang pejabat AS ketiga.
Babak baru pembicaraan langsung tatap muka kemungkinan akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang sebelum gencatan senjata berakhir.
Meski begitu, tanggal pasti untuk pertemuan antara AS dengan Iran belum ditetapkan.
Wapres AS, JD Vance merasa optimis kesepakatan damai dengan Iran akan segera tercapai.
"Saya pikir orang-orang yang duduk di hadapan kita ingin membuat kesepakatan. Saya merasa sangat optimis dengan posisi kita saat ini," tegasnya.
Komentar Vance sangat penting karena wakil presiden tersebut tidak bernegosiasi langsung dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
(Tribunnews.com/Whiesa)