Iran Vs Amerika Memanas
Pesawat Terbang Sejumlah Negara Terancam Mogok, Pasokan Bahan Bakar Menipis
Pesawat terbang di seluruh dunia terutama pesawat komersil dikhawatirkan mogok terbang dalam beberapa pekan.
"Jika pasar bahan bakar jet global semakin ketat dan pasar Eropa tidak mampu mengamankan lebih dari 50 persen volume Timur Tengah yang hilang, maka stok akan mencapai level kritis 23 hari pada bulan Juni," demikian peringatan tersebut.
Sulit untuk membuat generalisasi menyeluruh tentang situasi ini.
Jepang sangat bergantung pada impor bahan bakar akan tetapi negara itu telah membangun cadangan yang cukup besar.
Situasinya juga sangat berbeda dengan di Eropa.
Austria, Bulgaria, dan Polandia memiliki cadangan yang cukup besar.
Bagi Inggris, Islandia, dan Belanda, keadaannya justru sebaliknya.
Dan dampaknya tidak akan sama untuk semua bandara dan maskapai penerbangan.
"Bandara-bandara yang lebih kecil dan terletak di pedalaman akan berada dalam posisi yang lebih lemah dibandingkan dengan bandara-bandara utama," kata ekonom ING Bank, Rico Luman, kepada AFP.
"Ini bukan berarti penghentian total tetapi pembatalan sebagian di beberapa maskapai dan bandara," tambahnya.
IATA memperingatkan bahwa pengisian kembali pasokan bahan bakar jet bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan jika Selat Hormuz dibuka kembali.
Maskapai penerbangan memiliki visibilitas yang terbatas untuk merencanakan jadwal penerbangan mereka.
Airlines for Europe (A4E), sebuah asosiasi perdagangan yang mencakup Air France-KLM, Lufthansa, dan Ryanair, telah mendesak Uni Eropa untuk mulai menyediakan informasi secara real-time tentang stok bahan bakar jet di bandara.
Data tersebut harus berasal dari pemasok bahan bakar, yang tidak antusias untuk menyerahkan data komersial sensitif kepada klien utama mereka.
TotalEnergies telah memperingatkan bahwa jika pasokan minyak dari Teluk tetap terblokir hingga Juni, mereka tidak akan mampu memasok semua pelanggannya.
"Jika perang dan blokade ini berlangsung lebih dari tiga bulan, kita akan mulai menghadapi beberapa masalah pasokan serius untuk beberapa produk seperti bahan bakar jet," kata kepala eksekutif perusahaan, Patrick Pouyanne.
Airlines for Europe (A4E) juga menyarankan agar Komisi Eropa secara khusus mengizinkan impor bahan bakar jet AS, yang diproduksi dengan standar yang sedikit berbeda dibandingkan di negara lain di dunia.
Kendala regulasi, politik, dan logistik membuat kecil kemungkinan hal ini dapat terjadi dalam waktu dekat.
Sumber: AFP/CNA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-pesawat-yang-baru-saja-mendarat.jpg)