Sabtu, 18 April 2026

Konflik Suriah

Suriah Ambil Alih Semua Pangkalan AS, Damaskus Klaim Kendali Penuh Wilayah Timur Laut

Suriah resmi kuasai seluruh pangkalan militer AS di timur laut, menandai berakhirnya kehadiran pasukan koalisi di wilayah itu.

Ringkasan Berita:
  • Suriah mengumumkan telah mengambil alih seluruh pangkalan militer yang sebelumnya digunakan pasukan AS.
  • Penarikan ini menandai berakhirnya kehadiran koalisi anti-ISIS di sejumlah wilayah strategis timur laut.
  • Damaskus menyebut langkah tersebut sebagai konsolidasi penuh kendali negara atas wilayahnya.

TRIBUNNEWS.COM - Suriah menyatakan telah mengambil alih seluruh pangkalan militer yang sebelumnya digunakan pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayah timur laut negara itu.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam lanskap keamanan kawasan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.

BBC melaporkan bahwa penarikan terakhir pasukan AS terjadi di pangkalan udara Qasrak, Provinsi Hasakah.

Konvoi militer dan peralatan telah meninggalkan lokasi tersebut.

Kehadiran militer AS di wilayah itu dimulai pada 2014 sebagai bagian dari koalisi internasional melawan kelompok ISIL (ISIS) bersama Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa seluruh pangkalan utama yang sebelumnya digunakan pasukan Amerika telah diserahkan kepada pemerintah Suriah.

CENTCOM menyebut proses tersebut sebagai “transisi yang disengaja dan berbasis kondisi”, yang dilakukan melalui koordinasi antara Washington dan Damaskus.

Kementerian Luar Negeri Suriah menyambut penyerahan itu.

Mereka menyebutnya sebagai langkah penting dalam upaya memulihkan kendali penuh atas wilayah yang sebelumnya berada di luar administrasi pusat.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.503, Zelenskyy Kunjungi Suriah, Hidupkan Hubungan Diplomatik

Damaskus menegaskan bahwa pengambilalihan ini mencerminkan keberhasilan strategi nasional dalam menyatukan kembali seluruh wilayah di bawah satu otoritas negara.

Proses penyerahan terjadi setelah rangkaian kesepakatan bertahap antara pemerintah Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) sejak awal tahun.

Kesepakatan itu mencakup integrasi sebagian pejuang Kurdi ke dalam militer nasional Suriah.

Selain itu, pasukan pemerintah ditempatkan di kota-kota utama timur laut seperti Hasakah dan Qamishli.

Pengalihan kontrol lembaga sipil dan perbatasan juga dilakukan kepada Damaskus.

Dalam beberapa bulan terakhir, Suriah juga mengambil alih beberapa fasilitas militer lain yang sebelumnya digunakan koalisi, termasuk pangkalan Rmeilan di Hasakah, serta fasilitas di Al-Tanf dan Shadadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved