Iran Vs Amerika Memanas
Iran Kembali Tembaki Kapal di Selat Hormuz, Perundingan Damai dengan AS Makin Terancam
Iran kembali tembaki kapal di Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026) pagi. Serangan ini membuat perundingan damai dengan AS makin terancam.
"Bagi kami, yang terpenting adalah apakah partisipasi tersebut benar-benar sejalan dengan kepentingan nasional kita atau tidak," ujar Baghaei, mengutip WANA News Agency.
Dalam pernyataannya, Baghaei juga melontarkan kritik pedas terhadap AS.
Ia menilai ada jurang pemisah yang lebar antara retorika manis diplomatik Washington dengan tindakan mereka di lapangan.
Baghaei mengingatkan kembali bagaimana Iran tetap patuh pada kesepakatan nuklir 2015 (JCPOA) bahkan setahun setelah AS secara sepihak keluar dari perjanjian tersebut di era Trump.
Hal ini, menurut Baghaei, adalah bukti bahwa Iran adalah aktor yang bertanggung jawab, sementara AS kerap melanggar janji.
Baca juga: AS Sergap Tanker M/T Tifani di Samudra Hindia, Diduga Selundupkan Minyak Mentah Iran
Saat disinggung mengenai agenda apa saja yang akan dibawa — termasuk kemungkinan pembahasan isu nuklir yang sensitif — Baghaei memilih untuk menutup rapat informasi tersebut.
"Rincian mengenai agenda hanya akan dibahas jika kami sudah memutuskan untuk berangkat. Untuk saat ini, belum ada keputusan final," tegasnya.
(Tribunnews.com/Whiesa)