Iran Vs Amerika Memanas
Yunani Konfirmasi Kapal dari Negaranya Ikut Diserang Iran di Selat Hormuz
Menteri Luar Negeri Yunani, Giorgos Gerapetritis mengonfirmasi serangan Iran di Selat Hormuz menimpa kapal dari negaranya
Ringkasan Berita:
- Kapal kontainer Epaminondas berbendera Liberia milik perusahaan Yunani ditembaki oleh kapal cepat Garda Revolusi Iran (IRGC) saat berusaha keluar dari Selat Hormuz
- Menteri Luar Negeri Yunani, Giorgos Gerapetritis, mengonfirmasi adanya serangan fisik tersebut, namun ia belum bisa memastikan apakah kapal telah resmi disita oleh Iran
- Ketegangan ini memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga mendekati 100 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta) per barel
TRIBUNNEWS.COM - Situasi keamanan di Selat Hormuz kembali mencapai titik kritis pada Rabu (22/4/2026) setelah Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan menembaki dan menahan kapal kargo milik perusahaan Yunani.
Insiden ini merupakan bagian dari rangkaian serangan terhadap sedikitnya tiga kapal komersial dalam kurun waktu 24 jam terakhir, yang memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga mendekati 100 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta) per barel.
Serangan terhadap Kapal Epaminondas
Adapun kapal berbendera Yunani yang menjadi sasaran serangan dari Iran ini adalah Epaminondas
Epaminondas adalah sebuah kapal kontainer berbendera Liberia yang dioperasikan oleh perusahaan Yunani.
Berdasarkan laporan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), kapal tersebut ditembaki oleh kapal cepat IRGC saat mencoba keluar dari Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Yunani, Giorgos Gerapetritis turut mengonfirmasi serangan yang menimpa kapal dari negaranya tersebut dalam wawancara dengan CNN hari ini.
Gerapetritis pun turut menegaskan posisi kapal saat insiden terjadi
“Itu adalah kapal berbendera Liberia dan milik Yunani, saya hanya tahu kalau kapal tersebut sedang mencoba keluar dari Selat Hormuz,” tambahnya.
Gerapetritis mengonfirmasi adanya serangan fisik terhadap aset negaranya tersebut, meski status penyitaan resminya sempat simpang siur.
“Saya dapat mengonfirmasi bahwa terjadi serangan terhadap kapal kargo Yunani, tetapi saya tidak dapat mengonfirmasi bahwa kapal tersebut telah disita oleh Iran atau tidak” ujar Gerapetritis kepada Becky Anderson.
Adapun laporan terbaru dari media pemerintah Iran dan lembaga intelijen maritim Vanguard menyebutkan bahwa kapal Epaminondas kini telah dipaksa berhenti oleh aparat Iran dan diarahkan untuk kembali ke wilayah pesisir setelah mengalami kerusakan berat pada bagian anjungan (bridge) dan sistem navigasi akibat tembakan.
Imbauan Pemerintah Yunani
Menanggapi risiko yang kian besar, pemerintah Yunani secara resmi mengeluarkan instruksi kepada seluruh armada kapal mereka untuk menjauhi area konflik.
“Kami telah mengirimkan pemberitahuan menyeluruh kepada semua kapal milik Yunani untuk sangat berhati-hati, melatih pengendalian diri yang maksimal, dan menghindari penyeberangan selat tersebut,” tegas Gerapetritis.
Selain Epaminondas, kapal lain seperti MSC Francesca yang berbendera Panama juga dilaporkan ditahan oleh Iran.