Jumat, 24 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Dampak AS Blokade Selat Hormuz, Pengamat Peringatkan Potensi Bahaya bagi Indonesia

Blokade AS bikin Iran enggan berunding, pengamat khawatir dampaknya ke ekonomi global dan Indonesia.

Editor: Glery Lazuardi

Trump menegaskan bahwa blokade tersebut memberikan tekanan besar terhadap Iran. Ia menyebut kerugian ekonomi Iran mencapai ratusan juta dolar per hari. Menurutnya, kondisi tersebut tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Keputusan ini juga berdampak pada terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz. Jalur strategis tersebut menjadi titik krusial dalam perdagangan energi global. Penutupan jalur ini memperburuk situasi geopolitik yang sudah memanas.

Situasi semakin kompleks setelah Iran menolak mengirim delegasi ke perundingan damai di Islamabad.

Pertemuan tersebut sebelumnya dijadwalkan sebagai upaya meredakan konflik. Penolakan ini menimbulkan ketidakpastian terhadap kelanjutan diplomasi.

Ketegangan meningkat setelah pasukan Amerika Serikat menyita kapal kargo berbendera Iran. Kapal tersebut diduga mencoba menghindari blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat. Iran mengecam tindakan itu sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Militer Iran menyatakan siap melakukan pembalasan atas tindakan tersebut. Mereka menilai penyitaan kapal sebagai bentuk agresi dan pelanggaran hukum internasional. Situasi ini menambah tekanan terhadap gencatan senjata yang rapuh.

Dampak konflik ini juga terasa pada pasar energi global. Harga minyak mentah mengalami lonjakan signifikan akibat ketidakpastian situasi. Kenaikan ini memperburuk krisis energi yang sedang berlangsung.

Sementara itu, komunikasi diplomatik antara Iran dan Pakistan terus berlangsung.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, disebut melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan.

Namun, ketegangan dengan Amerika Serikat masih menjadi hambatan utama dalam mencapai kesepakatan.

(Kompas.TV/Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved