Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.522, 386 Tawanan Perang Dibebaskan
Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 193 tawanan perang pada hari Jumat setelah menyepakati pertukaran ke-73.
Pengiriman senjata AS ke Ukraina belum berhenti meskipun terjadi perang dengan Iran, dan serangan jarak jauh Ukraina terus menghantam produksi minyak dan pabrik manufaktur Rusia.
“Tentu saja, kami menyerang apa yang menyakitkan bagi Rusia, dan itu sangat menyakitkan,” kata Zelenskyy melalui pesan suara kepada wartawan pada hari Kamis.
Ia menambahkan bahwa kerugian Rusia dalam serangan tersebut telah mencapai puluhan miliar dolar.
Pejabat Rusia melaporkan bahwa serangan telah menghantam infrastruktur di wilayah yang berjarak lebih dari 1.000 km (600 mil) di dalam wilayah Rusia.
-
Ukraina Pecat Seorang Komandan Senior, Kasus Prajurit Terlantar Jadi Sorotan
Kementerian Pertahanan Ukraina telah memecat seorang komandan senior setelah muncul foto-foto sekelompok tentara kurus kering yang telah ditinggalkan di garis depan selama berbulan-bulan tanpa makanan dan air yang layak.
Skandal itu meletus setelah istri salah satu tentara tersebut mengunggah gambar-gambar itu di media sosial.
Keempat pria itu tampak pucat dan terlihat kekurangan gizi, dengan tulang rusuk yang menonjol dan lengan yang kurus.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan telah mengganti komandan yang bertanggung jawab memberi makan para tentara tersebut.
Brigade tersebut mengakui adanya masalah logistik dan mengatakan pengiriman hanya mungkin dilakukan melalui udara karena lokasi mereka sangat dekat dengan garis musuh.
-
Jerman Mengusulkan Ukraina Hadiri Pertemuan Uni Eropa
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada prospek "aksesi langsung" Ukraina ke Uni Eropa, tetapi menyarankan Kyiv dapat bergabung dengan pertemuan anggota blok tersebut tanpa hak suara.
Ukraina berupaya mempercepat upayanya untuk bergabung dengan Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara tersebut sambil melawan invasi Rusia di medan perang.
Kemajuan Kyiv telah terhambat oleh perdana menteri nasionalis Hungaria Viktor Orbán, tetapi kekalahannya dalam pemilihan awal bulan ini meningkatkan harapan bahwa mereka dapat melangkah ke tahap selanjutnya, seperti diberitakan The Guardian.
-
Jerman Selidiki Spionase Terhadap Phising
Pada hari Jumat, jaksa Jerman meluncurkan penyelidikan spionase terhadap serangan phishing yang menargetkan anggota parlemen melalui aplikasi pesan Signal, dengan seorang anggota parlemen mengatakan bahwa rencana terbaru yang diarahkan Rusia terhadap Jerman adalah "peringatan".
Jerman, penyedia bantuan militer terbesar Kyiv, telah berjuang melawan lonjakan serangan siber, serta rencana spionase dan sabotase sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.
Moskow membantah berada di balik tindakan tersebut.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tawanan-perang-ukraina-345354r3r3.jpg)