5 Populer Internasional: Iran Tawarkan Kesepakatan Baru - Kanselir Jerman Ejek Pemerintahan Trump
Berita populer internasional, di antaranya Kanselir Jerman Friedrich Merz menilai Amerika Serikat dipermalukan oleh Iran dalam perundingan yang buntu.
Namun tak butuh waktu lama bagi Trump untuk melanggar protokol kerajaan.
Setelah pasangan kerajaan tersebut mendarat di AS, mereka tiba di halaman selatan Gedung Putih.
Di sana, mereka disambut oleh Trump dan berpose untuk dokumentasi.
Donald Trump berjabat tangan erat dengan Raja, sementara Ibu Negara mencium pipi Ratu.
Mereka kemudian berpose untuk foto sambil bertukar sambutan.
Setelah sesi foto selesai, mereka berbalik menuju kediaman utama Gedung Putih untuk menghadiri pesta kebun.
Saat Trump berbalik untuk berjalan, ia menepuk bahu Raja.
Mengutip Daily Mirror, tindakan ini melanggar protokol kerajaan, yakni aturan tak tertulis untuk tidak memulai kontak fisik.
Meski demikian, gerakan tersebut juga dapat dilihat sebagai tanda keakraban.
3. Kanselir Jerman: Trump Dipermalukan di Meja Perundingan, Iran Pandai Bernegosiasi
Kanselir Jerman Friedrich Merz menilai Amerika Serikat sedang "dipermalukan" oleh kepemimpinan Iran.
Ia menyatakan bahwa pemerintahan Donald Trump kalah di meja perundingan dari Teheran, mengutip The Guardian.
Sebelumnya, Donald Trump membatalkan kunjungan para negosiator AS ke Islamabad untuk pembicaraan tidak langsung dengan delegasi Iran.
Putaran sebelumnya di ibu kota Pakistan dua minggu sebelumnya, saat JD Vance, wakil presiden AS, memimpin delegasi, berakhir tanpa kemajuan.
Penilaian Merz terhadap perundingan AS-Iran yang buntu ini diperkirakan akan memperdalam keretakan transatlantik antara AS dan sekutu NATO-nya, serta bertentangan dengan upaya Trump yang mencoba menggambarkan situasi tersebut secara positif.