Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Pilih Gerhard Schröder Jadi Mediator Tuai Respons Beragam dari Jerman, Gencatan Senjata Gagal?
Putin mengusulkan mantan Kanselir Jerman Gerhard Schröder sebagai mediator dalam pembicaraan damai Rusia-Ukraina.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 57 drone Ukraina dalam 24 jam terakhir dan melakukan serangan balasan.
Utusan Trump ke Moskow
Interfax melaporkan utusan Amerika Serikat Steve Witkoff dan Jared Kushner dijadwalkan mengunjungi Moskow dalam waktu dekat.
Kunjungan itu disebut untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan Rusia.
Pernyataan tersebut disampaikan penasihat Kremlin Yuri Ushakov pada Minggu (10/5/2026).
Rusia Murka ke Armenia
Hubungan Rusia dan Armenia juga memanas di tengah perang Ukraina.
Kremlin menuduh Armenia memberi panggung bagi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk menyampaikan pernyataan anti-Rusia saat berkunjung ke Yerevan pekan lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Zelenskyy menyindir Rusia khawatir drone akan terbang di atas Lapangan Merah Moskow saat parade Hari Kemenangan 9 Mei.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov meminta Armenia tidak mengambil posisi anti-Rusia dan menunggu penjelasan resmi dari Yerevan.
Menteri Latvia Mundur
Baca juga: 20 Drone Ukraina Ditembak Jatuh Rusia saat Gencatan Senjata Hari Kemenangan Berlaku
Sementara itu, Menteri Pertahanan Latvia Adris Spruds mengundurkan diri setelah insiden masuknya dua drone Ukraina ke wilayah Latvia.
Drone tersebut menghantam fasilitas penyimpanan minyak dan memicu kebakaran.
Perdana Menteri Latvia Evika Silina menyebut sistem anti-drone gagal dikerahkan dengan cepat sehingga memicu hilangnya kepercayaan publik terhadap sang menteri.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga mengatakan drone itu masuk ke Latvia akibat gangguan perang elektronik Rusia.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)